HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Amerika Serikat Kerahkan Armada Tempur AL ke Semenanjung Korea

8

HARIANACEH.co.id, Seoul — Militer Amerika Serikat (AS) memerintahkan armada tempur angkatan laut bergerak menuju Semenanjung Korea. Manuver ini muncul di tengah keprihatinan terhadap program nuklir dan misil Korea Utara (Korut).

Armada tempur Carl Vinson terdiri sebuah kapal induk dan beberapa kapal perang lain.

Komando Pasifik AS menggambarkan pengerahan ini — yang sekarang berlayar menuju Pasifik Barat — sebagai langkah bijaksana untuk mempertahankan kesiagaan di kawasan tersebut.

Presiden Donald Trump mengatakan, AS siap bertindak sendiri dalam menghadapi ancaman nuklir dari Korut.

“Ancaman nomor satu di wilayah tersebut lagi-lagi Korea Utara, karena program yang sembrono, tidak bertanggung jawab, tidak stabilnya tes rudal, dan ambisi senjata nuklir,” kata juru bicara Komando Pasifik AS Dave Benham, seperti dikutip BBC, Minggu 9 April 2017.

Armada tempur yang dikerahkan tersebut dipimpin kapal induk kelas-Nimitz, USS Carl Vinson. Pengawalnya adalah sepasang kapal perusak dan sebuah kapal penjelajah, dua-duanya mengangkut rudal.

Awalnya mereka berlayar memenuhi panggilan berlabuh di Australia, tapi telah berbelok arah dari Singapura ke Pasifik Barat.

Pesawat jet tempur di atas USS Carl Vinson. (Foto: AFP)
Pesawat jet tempur di atas USS Carl Vinson. (Foto: AFP)

Dengan atau Tanpa Tiongkok

Pihak Korut sudah menggelar sejumlah tes nuklir. Para pakar memprediksi bisa lebih banyak hal yang terjadi bila negara itu bergerak mengembangkan hulu ledak nuklir dengan daya jangkau mencapai AS.

Pada Rabu 5 April, Korut melakukan uji tembak rudal balistik jarak menengah dari pelabuhan sebelah timur di Sinpo ke Laut Jepang.

Tes itu — dikutuk oleh Jepang dan Korea Selatan — diadakan pada malam kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke AS untuk bertemu Trump.

Kedua pemimpin membahas bagaimana mengendalikan program nuklir dan rudal Korut sebagai langkah AS menekan Tiongkok — sekutu bersejarah Pyongyang — guna membantu mengurangi ketegangan.

Namun Tiongkok enggan mengisolasi tetangganya. Beijing khawatir keruntuhannya bisa melahirkan sebuah krisis pengungsi dan membawa militer AS ke dalam wilayahnya.

Trump berkata dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa Washington siap bertindak tanpa kerja sama Beijing: “Jika Tiongkok tidak mau memecahkan masalah Korea Utara, kami mau.”

loading...