HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Imparsial Desak Pemerintah Pusat Segera Hapus Hukuman Mati

Peneliti Imparsial Nona Evita. (MI/Arya Manggala)
22

HARIANACEH.co.id, Jakarta — Imparsial bersikeras meminta pemerintah menghentikan kebijakan hukuman mati kepada narapidana, khususnya terpidana kasus narkoba. Pemerintah dinilai belum adil menerapkan hukuman mati.

“Kita ingin ada moratorium dan Indonesia (harus) menghapuskan hukuman mati,” kata peneliti Imparsial Eva Rosita dalam diskusi di kawasam Tebet, Jakarta Selatan, Minggu 9 April 2017.

Eva menilai hukuman mati yang diterapkan pemerintah juga masih bersifat diskriminatif. Sebab, sebagian terpidana yang dihukum mati hanya sebatas kurir narkoba.

“Mereka tidak bisa mendapatkan bantuan hukum,” ucap dia.

Peneliti Imparsial lainnya, Ardi Manto menyebut hukuman mati di era pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla gagal memenuhi target. Sebab, hukuman mati tak membuat angka penyalahgunaan narkoba menurun.

“Di satu sisi nyawa sudah dikorbankan, di satu sisi penyalahgunaan narkoba tidak menurun. Jadi tidak ada impact dari tiga eksekusi (mati),” tegas Ardi.

Ardi menyarankan pemerintah mengubah kebijakan dalam mengatasi masalah narkoba. Ia meminta pemerintah mengedepankan pemberian program kesehatan ketimbang hukuman mati.

“Isu kesehatan akan memberikan pemerintah cara pandang lain bagaimana mengatasi problem narkotika di Indonesia,” ujar Ardi. (mtvn)

Komentar
Sedang Loading...
Memuat