HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

18 Cula Badak Senilai Rp41 Miliar Disita Petugas Bea dan Cukai Malaysia

21

HARIANACEH.co.id, Kuala Lumpur — Petugas bea dan cukai Malaysia menyita 18 cula badak yang diimpor dari Mozambik, dengan bobot 51,4 kilogram dan bernilai 13,7 juta ringgit atau setara 41 miliar rupiah.

Kepala Bea Cukai Hamzah Sundang mengatakan pihaknya menerima informasi adanya belasan cula badak dalam sebuah kotak kayu di terminal kargo Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Jumat pekan lalu.

Penyitaan ini mengindikasikan Malaysia telah menjadi negara transit bagi perdagangan gelap gading gajah dan cula badak.

Kargo tersebut, yang dituliskan berisi benda seni, diimpor dari Mozambik dengan pesawat maskapai Qatar Airways yang transit di Doha sebelum akhirnya tiba di Malaysia.

Hamzah mengatakan tujuan dari kargo itu adalah kota Nilai di negara bagian Negri Sembilan, namun dengan sebuah alamat palsu.

Cula badak banyak digunakan dalam obat-obatan tradisional Tiongkok sejak ribuan tahun lalu. Di bawah hukum Malaysia, merupakan suatu pelanggaran jika mengimpor cula badak tanpa ada izin resmi.

Malaysia menjadi salah satu negara transit dalam perdagangan ilegal cula badak. (Foto: AFP)
Malaysia menjadi salah satu negara transit dalam perdagangan ilegal cula badak. (Foto: AFP)

April tahun lalu, Malaysia menghancurkan 9,5 ton gading gajah yang disita dalam beberapa operasi. Penghancuran dimaksudkan mencegah terjadinya penyelundupan serupa di masa mendatang.

Malaysia sebelumnya telah mengumumkan bahwa 4,624 gading gajah telah disita dalam berbagai operasi antara 2011 dan 2014.

Selain cula badak, Hamzah juga menyebut pihaknya menemukan narkotika jenis ketamin sebesar 2,12 kilogram di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Narkotika itu disita dari seorang warga asing yang tiba di Malaysia dari Chennai, India, Rabu pekan lalu.

“Dalam pemeriksaan Sinar-X terhadap tas pria itu, kami melihat kristal putih yang kami yakini sebagai ketamine,” ungkap Hamzah. Kasus tersebut sedang diselidiki, dan pelaku terancam hukuman mati jika terbukti memiliki narkotika tersebut.

loading...