HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Hacker Serang Sistem Sirene Darurat di Daerah Dallas Amerika Serikat

Ilustrasi Sistem Sirene Darurat. (Getty Images)
33

HARIANACEH.co.id — Sebuah serangan siber membuat lebih dari 100 sirene darurat di Dallas berbunyi selama 90 menit pada malam hari. Serangan ini merupakan penyerangan pada sistem peringatan darurat terbesar yang pernah ada, kata pihak berwajib di Texas.

Sebanyak 156 sirene di Dallas terpicu pada hari Jumat, pukul 11.42 malam waktu setempat. Reuters menyebutkan, biasanya, sirene itu digunakan untuk memberikan peringatan akan angin topan atau cuaca berbahaya lainnya.

Sirene baru berhenti pada hari Sabtu, pukul 1.17 pagi setelah para teknisi secara manual mematikan sistem radio dan repeater dari sirene, ujar Emergency Management Director, Rocky Vaz.

“Kita bisa memastikan bahwa ada orang lain di luar sistem kami yang masuk ke dalam dan mengaktifkan sirene kami,” ujarnya pada wartawan. Serangan sistem sirene ini dipercaya berasal dari area lokal, kata juru bicara kota Dallas dalam pernyataan resmi.

Mengutip para ahli, Vaz mengatakan bahwa serangan ini merupakan salah satu serangan terbesar yang ditujukan pada sistem sirene darurat. Biasanya, serangan pada sistem sirene darurat hanya menyalakan satu atau dua sirene. “Ini adalah kejadian yang sangat jarang terjadi,” ujarnya.

Para teknisi harus mematikan sistem dan menyalakannya kembali. Ia sudah kembali pulih pada akhir Minggu. Saat ini, serangan siber tersebut sedang diselidiki oleh para teknisi sistem. Komisi Komunikasi Federal (FCC) juga telah dihubungi. Namun, Vaz berkata, polisi belum dilibatkan dalam kejadian ini.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat