HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Isu SARA Bikin Pikada DKI Jakarta Makin Liar

Ilustrasi pilkada. (ANTARA/Sigid Kurniawan)
19

HARIANACEH.co.id, Jakarta — Pikada DKI Jakarta putaran kedua semakin liar dengan beredarnya isu SARA yang kian  tak terkontrol. Isu ini bisa menjadi bahaya laten dalam setiap helatan pilkada.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menjelaskan bahwa isu SARA terjadi secara terencana. Isu ini sengaja digunakan sebagai komoditas politik.

“SARA ini ada, bahaya laten nantinya. (Ada permainan isu SARA) karena didesain, lantaran diulang-diulang,” ucap Siti dalam diskusi “Pilkada Bersih-Sehat” di Restoran Gado-Gado Boplo, Jakarta Pusat, Senin 10 April 2017.

Menurut dia, seharusnya putaran kedua Pilkada DKI dimanfaatkan untuk pemantapan visi dan misi masing-masing pasangan calon. Namun, masing-masing kubu justru mencari suara dengan menggunakan isu-isu lain di luar visi dan misi.

“Jadi kembali ke misi visi dan adu program. Jangan ditarik kemana-mana lagi,” kata Siti.

Jakarta sebagai barometer politik nasional, kata dia, akan mengalami kerugian luar biasa jika para elite politik terus saja memainkan isu SARA. Hal tersebut berdampak pada kehidupan warga.

Pasalnya, jika ini masih terjadi dan elit politik di DKI, terus saja berkutat memainkan isu SARA, maka masyarakatlah akan mengalami kerugian.

Dia pun meminta jangan ada pihak yang merusak pilkada DKI ini dengan berbagai kecurangan. Pasalnya, pesta demokrasi ini sudah memakan anggaran negara dan dijadikan contoh wilayah lain.(mtvn)

Komentar
Sedang Loading...
Memuat