HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Gelar Aksi di DPRA, Mahasiswa Akkes Aceh Utara Tolak Kampusnya Ditutup

Puluhan mahasiswa gelar aksi di Gedung DPR Aceh, Rabu (12/4/2017). Mereka mengadu ke anggota dewan agar kampusnya tidak ditutup oleh Pemkab Aceh Utara. Foto: Dokpri DPRA
31

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Mahasiswa  Akademi Kesehatan (Akkes) Kabupaten Aceh Utara menggelar aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Kota Banda Aceh, Rabu (12/04/2017). Mereka memohon Pemerintah Aceh dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di kampusnya.

Puluhan mahasiswa Akkes itu menolak keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara yang akan menutup tempat pendidikan kesehatan dengan mengalihfungsikan sebagai tempat penelitian.

“Pemkab Aceh Utara telah mengambil keputusan yang salah, dengan menghentikan pendidikan dan akan dialihfungsikan sebagai tempat penelitian tenaga kesehatan. Kami mohon Pemerintah Aceh ikut terlibat secara aktif,” kata koordinator lapangan, Said Muhammad.

Menurutnya, Akkes merupakan kampus keperawatan dan kebidanan tertua di Aceh Utara dan satu-satunya kampus kesehatan yang dimiliki pemerintah dengan biaya SPP termurah di Aceh, bahkan Indonesia, sehingga terjangkau bagi masyarakat ke bawah.

“Kami sangat menyesali keputusan pemerintah yang memilih membuat UPTD, sehingga tahun ini tidak ada lagi penerimaan mahasiswa baru, dan hanya menyelesaikan mahasiswa yang sekarang,” paparnya.

Ia melanjutkan, hal tersebut akan sangat berdampak pada pengembangan pembangunan pendidikan di Aceh Utara secara menyeluruh.

“Keputusan Pemkab Aceh Utara melawan hati nurani mahasiswa dan masyarakat Aceh Utara, serta rakyat Aceh,” jelasnya.

Para mahasiwa tersebut mengadu ke DPRA untuk mendesak DPRK Aceh Utara guna membentuk panitia khusus secepatnya. Aksi tersebut diterima oleh Ketua Komisi VI DPRA, T. Iskandar Daud serta bersama anggotanya. Iskandar setuju dengan mahasiswa Akkes untuk menolak penutupan kampus tersebut. []

 

Editor: Eko Densa

Komentar
Sedang Loading...
Memuat