HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Menteri LHK Siti Nurbaya Resmikan Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah

10

HARIANACEH.co.id – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya meresmikan Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah. Program pemulihan ekosistem tersebut bertujuan untuk konservasi alam, edukasi, dan pustaka.

Siti mengatakan, pengembangan Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah sudah dimulai sejak 2015. Kini, ekoriparian sudah berkembang hingga aspek ekowisata.

“Ternyata dalam dua tahun berkembang ke ekowisata akhirnya. Nanti akan ada dermaga untuk wisata, dermaga kecil untuk paket-paket wisata sungai, dayung dan lain-lain untuk menikmati kiri kanan sungai. Ini pola baru,” kata Siti di kawasan RT 008/RW 01 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu 15 April 2017.

Pembangunan dermaga dan fasilitas transportasi sungai tak disediakan oleh Kementerian LHK, melainkan dari PT Aneka Tambang (Antam). Siti mengatakan, pemerintah tak mengeluarkan anggaran banyak untuk keseluruhan program tersebut.

“Kita cuma support enggak sampai Rp200 juta, tapi banyak fasilitas ini dari BUMN dan Swasta. Itu juga tidak ke pemerintah ngasihnya, tapi langsung ke masyarakat,” jelas Siti.

Menteri LHK Siti Nurbaya tengah menyimak pengembangan fasilitas yang dibangun di Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah. (MTVN/Intan Fauzi)
Menteri LHK Siti Nurbaya tengah menyimak pengembangan fasilitas yang dibangun di Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah. (MTVN/Intan Fauzi)

BUMN dan swasta pun tak memberikan dukungan dalam bentuk uang, melainkan langsung memberikan dalam bentuk fasilitasnya seperti yang diberikan PT Antam melalui pemberian perahu dan pembangunan dermaga.

“Ini namanya innatura, dari BUMN dan swasta. Ada dermaga, saung composting, jogging track, bantunya fisik, enggak bantu uang,” jelas Siti.

Siti sangat mengapresiasi dengan bantuan dari pihak swasta dan BUMN. Ia menilai, sudah saatnya kedua pihak itu peduli dengan kelestarian lingkungan.

“Dan menurut saya sudah saatnya swasta berkolaborasi dengan masyarakat. Kita di aspek lingkungan sudah terlalu berat akumulasi masalahnya belasan tahun,” ungkap Siti.

Menteri LHK Siti Nurbaya tengah menyimak pengembangan fasilitas yang dibangun di Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah. (MTVN/Intan Fauzi)
Menteri LHK Siti Nurbaya tengah menyimak pengembangan fasilitas yang dibangun di Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah. (MTVN/Intan Fauzi)

Dalam peresmian ekoriparian itu, Siti juga sekaligus melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan dermaga. PT Antam melalui salah satu unit bisnisnya, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia membantu penyediaan dermaga dan transportasi pendukung operasional sungai yakni perahu.

Dermaga dirancang khusus untuk berlabuhnya transportasi air. Material utama untuk membangun dermaga di Srengseng Sawah ialah pipa galvanis sebagai pancang dan bahan ramah lingkungan seperti bambu dan batu kerikil.

Sementara, perahu yang diberikan merupakan perahu jenis alumunium dengan kapasitas penumpang 5-6 orang. Selain untuk ekowisata, perahu bisa digunakan untuk sarana kebersihan sungai karena mampu menampung sampah hingga 1 meter kubik.

Selain itu, enam perusahaan lainnya yang membantu penyediaan fasilitas di kawasan Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah antara lain, jogging track dari limbah tailing PT Antam Pongkor, saung edukasi dan pengolahan air limbah warga oleh PT Pertamina, saung edukasi pengolahan sampah organik oleh PT Indonesia Power, area tanaman obat keluarga oleh PT PJB, saung edukasi air oleh PT Palyja, dan bantuan pengadaan semen dari PT Holcim.(Mtvn)

loading...