HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kecanduan Menggunakan Smartphone? Begini Cara Melepaskannya

(Recovery Ranch)
60

HARIANACEH.co.id — Seorang mantan pakar etika di Google mengungkapkan cara untuk membuat diri tidak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk melihat berbagai aplikasi dalam smartphone.

Tristan Harris, yang pernah bekerja di perusahaan teknologi raksasa tersebut, mengaku bahwa dirinya sering memindahkan letak aplikasi pada smartphone untuk mencegah dirinya memencet aplikasi ‘mangkuk jurang’ (bottomless bowl).

Aplikasi tersebut termasuk media sosial dan permainan yang membuat kebanyakan orang menghabiskan banyak waktu dengan smartphone mereka karena mengandung banyak konten dan elemen yang membuat kecanduan.

“Mengacak aplikasi secara teratur akan membuat pola Anda terganggu sehingga ibu jari tidak akan terbiasa memencet aplikasi yang sama,” ujar pria yang merupakan pendiri perusahaan Time Well Spent tersebut dalam sebuah video.

Dengan demikian, ia membuat dirinya sadar untuk melakukan hal lain daripada terpaku pada aplikasi mangkuk jurang tersebut.  Ia juga mengonfigurasi ponselnya agar hanya menerima panggilan penting dan menghilangkan aplikasi mangkuk jurang dari layar depan.

Harris menambahkan, perusahaan teknologi akan terus menciptakan tipe notifikasi baru untuk membuat penggunanya terus mengecek aplikasi tersebut. Oleh karena itu, menurutnya, semakin banyak notifikasi yang diterima maka seseorang akan semakin tertekan.

Di sisi lain, sebuah studi dari University if Illinois menemukan bahwa keterikatan yang tinggi dengan tenologi ponsel berhubungan dengan kecemasan dan depresi pada orang dewasa muda.

“Kita seharusnya tak perlu takut dengan orang-orang yang terhubung secara daring atau berbicara melalui telepon. Interaksi melalui peralatan tersebut tak akan membuatmu depresi jika Anda menggunakannya hanya di saat bosan,” ujar profesor psikologi Alejandro Lleras.

Ia menambahkan, namun hal tersebut justru menimbulkan hal sebaliknya bila digunakan secara berlebih dimana gangguan mental dapat terjadi karena kecangguhan teknologi.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat