HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Puncak Usia Terbahagia Berada di Usia 23 Tahun dan 69 Tahun?

Tak harus seks secara harfiah, bermesraan atau memeluk pasangan juga dapat meningkatkan kebahagiaan secara signifikan. (Foto: Pinterest/britneyegner.com)
85

HARIANACEH.co.id — Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa puncak kebahagiaan seseorang terjadi saat dia berusia 23 tahun dan 69 tahun. Ada penjelasan ilmiah mengapa dua angka tersebut tercetus.

Studi tersebut menyebutkan bahwa kebahagiaan hidup pada dasarnya membentuk huruf U di mana angka ujungnya adalah 23 dan 69, sementara diantara kedua usia tersebut seseorang akan mengalami jungkir balik emosional.

Studi yang dilakukan oleh London School of Economics tersebut mewawancara 2 ribu orang dewasa Jerman yang berusia 17-85 tahun tentang bagaimana bahagianya mereka selama hidup, dan bagaimana mereka memprediksi kehidupan mereka lima tahun ke depan. Kemudian, mereka diminta melaporkan kebahagiaan hidup yang nyata lima tahun kemudian.

Hasilnya cukup bias dimana anak muda cenderung melebih-lebihkan kebahagiaan di masa depan sementara orangtua justru meremehkan masa depan.

Misalnya, orang muda mengharapkan masa depan yang cerah sementara kenyataannya, kesejahteraan mereka semakin menurun saat semakin menua. Di sisi lain, orangtua yang meremehkan masa depan justru merasakan peningkatan kebahagiaan.

Namun, bagi Anda yang tak berusia 23 atau 69, masih ada beberapa cara untuk mendapatkan kebahagiaan secara sederhana. Misalnya, dengan lebih banyak melakukan hubungan seks.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas seks yang lebih sering dapat meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan.

Sementara, tak harus seks secara harfiah, bermesraan atau memeluk pasangan juga dapat meningkatkan kebahagiaan secara signifikan. Tak harus dengan pasangan, bercengkrama secara fisik dengan orang terdekat juga dapat meningkatkan kebahagiaan karena memicu hormon cinta alias oksitosin dalam otak.

Cara lain yang dapat memicu kebahagiaan adalah dengan pola makan yang lebih baik. Misalnya, perbanyak konsumsi buah dan sayuran.

Selain itu, berjalan juga terbukti dapat meningkatkan kesejahreraan dan mengirangi tingkat stres, dua hal yang mengarah pada kebahagiaan.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat