,

Takjub Suka Lucu Kaget Aneh Sedih Marah

Di Hadapan Anaknya, dr Desy Rusiana Disiksa Selingkuhan Mantan Suaminya

Dugaan Kasus Penganiayaan

dr Desy Rusiana terbaring di RS Pertamedika akibat penyiksaan yang dilakukan oleh oknum berinisial YL dan ZL, Kamis (20/04/2017). Foto HAI/M. Jais Rambong

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Tragedi penyiksaan terjadi di Aceh, kali ini peristiwa tersebut dialami oleh Dokter Umum Puskesmas Ingin Jaya, Aceh Besar, dr. Desy Rusiana (37) dianiaya di hadapan anak-anaknya oleh pacar gelap mantan suaminya Julia (30), di rumah orang tua Julia jalan Pari No 48 , Lamprit, Kuta Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin 17 April 2017.

Penyiksaan yang selama ini sering kita tonton di telivisi juga melibatkan orang tua Julia, Zulkarnain.
Hal tersebut diceritakan Desy kepada HARIANACEH.co.id saat ditemui di Rumah Sakit Pertamedika, Labui, Banda Aceh, Kamis (20/04). Desy mengatakan penganiayaan itu berawal ketika dirinya di jemput oleh sepupunya Sofian Tabrani (29) bersama ketiga anaknya, Kanaya (7), Kevin (6), Kenzo (2), dari Puskesmas Ingin Jaya untuk pulang kerumahnya di Pocut Baren, Kampung Laksana, Kuta Alam dan melewati rute jalan depan Masjid Oman, Lamprit dan belok ke jalan Pari. Nah, ketika melewat jalan Pari, anaknya yang pertama tiba-tiba melihat mobil bapaknya Mirza Irwansyah Putra (37) terparkir di halaman rumah bernomor 46 di jalan Pari. Karena permintaan anaknya yang kangen sama bapaknya dan juga anaknya ke dua ulang tahun, Desy meminta Sofian untuk menghentikan mobil.

Rumah yang diduga dilakukannya aksi penyiksaan terhadap dr Desy Rusiana, Kamis (20/04/2017). Foto HAI
Rumah yang diduga dilakukannya aksi penyiksaan terhadap dr Desy Rusiana, Kamis (20/04/2017). Foto HAI

“Anak-anak sudah 9 bulan tidak bertemu sama bapaknya, jadi kebetulan minggu lalu 3 jumpa sama bapaknya berturut-turut dan ada minta izin sama saya karena sudah lama tidak berjumpa sama anak-anaknya dan juga masih kangen sama bapaknya. Jadi, wajarlah anak-anak ingin jumpa, saya putuskan turun, namun sepupu saya tetap dalam mobil dan mobilnya terpangkir di jalan depan rumah,” jelas Desy.

Lanjut Desy, setelah memasuki rumah tersebut sambil mengendong Kenzo, pas kami sampai di teras rumah, Mirza keluar dari rumah itu dan saya lihat dia lagi mengobati pasien semacam perdukunan gitu dan anaknya mengatakan bapak bohong, bapak katanya kerja tambang, tapi nyatanya disini, mendengar tersebut, Miirza marah kepadanya. “Ngapain kau bawa anak-anak kemari, kau sengaja kasih nampak sama anak-anak ” ujar Desy meniru kata-kata mantan suaminya.

Sambung Desy, mendengar Mirza lagi marah, tiba-tiba keluarlah Julia yang merupakan pacar gelap Mirza, sambil mengeluarkan kata-kata “kotor”. Julia langsung menarik dirinya kedalam rumah sambil memanggil bapaknya (Zulkarnain).

“Tanpa ada basa basi, begitu Julia lihat saya langsung menarik saya kedalam rumah, sambil maki-maki dan tiba-tiba dari belakang kepala saya pun di pukul dengan galon Aqua” ujar Desy. Tak cukup sampai disitu, dengan bantuan ayah Julia, Zulkarnain dua jari kanan Desy dipatahkan.

Juga, lanjut Desy, dirinya disirami air panas dan wajahnya dilumuri nasi panas yang sudah dicampur dengan sambal lado. “Saya disirami air panas bekas nanak nasi dan juga wajah saya di lumuri nasi panas yang sudah di campuri sambal lado,” jelasnya.

“Mereka berdua bergantian memukul saya, bahkan sambil memukul, mereka merekam penyiksaan tersebut, ketika Julia pukul saya, ayahnya merekam dan sebalinya. Dan saat itu saya pikir sudah mati, tak tahu lagi saya mau bilang apa, berat sekali mereka menganiaya saya, namun Allah berkehendak lain, saya masih hidup,” ungkap Desy sambil menangisi kejadian itu.

Ketika ditanya, bagaimana dengan mantan suaminya yang melihat penyiksaan tersebut, Desy mengatakan, dia hanya melihat saja penyiksaan tersebut sambil mengendong Kenzo dan Kevin. “Mantan suami saya gak berani membantu karena takut kepada Julia dan bapaknya, dan dia hanya melihat saja, dan membiarkan saya disiksa dengan keji oleh mereka,” keluhnya.

Dokter spesialis kecantikan itu melanjutkan, teganya mereka menyiksa dirinya didepan Tiga anaknya tanpa menghiraukan anak-anaknya yang menangis minta tolong. “Sampai satu jam saya disiksa oleh mereka, tanpa menghiraukan tangisan anak-anak saya. Barulah sepupu saya Sofian datang dan mendobrak pintu rumah dan ketika didalam dia disuruh keluar dan digertak sama mantan suami saya dan beruntung sepupu saya sempat menarik Kanaya keluar,” jelas Desy.

Setelah sepupunya di luar rumah dengan anaknya yang pertama, tambah Desy, dia menelpon bapaknya dan juga polisi untuk memberitahukan penyiksaan tersebut. “Sofyan hubungi Bapak saya dan juga polisi tuk memberitahukan penyiksaan tersebut dan tidak berapa lama mereka datang kerumah penyiksaan tersebut,” ujar Desy.

Setelah Bapaknya dan polisi datang kerumah tersebut, dirinya dibawah ke Polresta Banda Aceh untuk melaporkan kejadia tersebut. “Setelah polisi datang kerumah tersebut, saya dibawah ke Polresta Banda Aceh untuk diminta keterangan dan melaporkan penyiksaan tersebut,” katanya.

“Setelah itu saya dibawa ke rumah sakit Polri Bayangkara untuk divisum, dan setelah itu saya dirujuk kerumah sakit Perta Medika untuk dirawat intensif,” tutur Desy.

Ia mengaku, hingga empat hari pasca kejadian itu, kedua anaknya Kenzo dan Kevin masih bersama mantan suaminya, dan belum dikembalikan. “Sampai hari ini kedua anak saya masih sama mantan suami saya dan sudah saya hubungi dia, katanya besok (21/04) dikembalikan,”pungkasnya.[]

loading...
Ilustrasi. (huffingtonpost)

Gunakan Enam Cara Ini Agar Cemburu Tidak Menghancurkan Hubungan Anda

dr Desy Rusiana, korban penyiksaan dan penganiayaan dijemput oleh orang tuanya H. Ruslan dan dibantu pihak kepolisian resort Kuta Alam. (Foto Instagram/50ny4_85)

Julia, yang Diduga Pelaku Penyiksaan dr. Desy Memposting Video di Instagram