Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Kantor Berita Nasional Afghanistan Diserbu Kelompok Bersenjata

HARIANACEH.co.id, Jalalabad – Sekelompok militan menyerbu kantor televisi dan stasiun radio nasional Afghanistan di kota Jalalabad, Rabu 17 Mei 2017.

Baku tembak pun terjadi antar kelompok bersenjata dengan petugas keamanan, sementara beberapa jurnalis terperangkap di gedung tempat kejadian.

Sedikitnya dua orang tewas dan 14 lainnya terluka dalam penyerbuan militan, yang menggarisbawahi semakin berbahayanya Afghanistan bagi profesi jurnalis.

“Empat pelaku memasuki RTA (Radio Television Afghanistan) pagi ini. Dua meledakkan diri dan dua lainnya masih terus menembakkan senjata api,” kata juru bicara pemerintah Attaulah Khogyani kepada AFP.

Kohgyani mengonfirmasi adanya dua warga sipil yang tewas dan 14 lainnya mengalami luka-luka. Banyak dari korban yang dilarikan ke rumah sakit mengalami luka tembak.

Belum ada grup yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Nangarhar. Namun provinsi tersebut dikenal sebagai area yang banyak dihuni militan dari grup ekstremis Islamic State (ISIS).

Berbahaya bagi Jurnalis

Bulan lalu, Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom terbesarnya di area tersebut untuk menghancurkan jaringan goa yang biasa digunakan ISIS.

Seorang fotografer RTA melarikan diri saat tembakan senjata api terdengar, namun beberapa koleganya masih terjebak di dalam. Seorang reporter AFP di dekat lokasi mengaku mendengar dua suara ledakan.

Afghanistan mengalami tahun paling mematikan bagi jurnalis pada 2016, menurut data dari Komite Keselamatan Jurnalis Afghanistan (AJSC). Menurut AJSC, Afghanistan adalah negara kedua paling berbahaya bagi pewarta setelah Suriah.

Tahun lalu, sedikitnya 13 jurnalis tewas dalam serangan di Afghanistan, yang disebut AJSC dilakukan oleh kelompok militan Taliban.

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya