HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Erlanda: ICJR Jangan Terlalu Ikut Campur Dalam Kekhususan Aceh

3

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH — Pengamat Politik Hukum Aceh, Erlanda Juliansyah Putra mengkritik  Lembaga Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) yang dinilainya terlalu tendensius dalam menyikapi persoalan Syariat Islam di Aceh.

Berdasarkan  rilis yang diterima oleh HARIANACEH.co.id, Kamis, (18/05/2017), Erlanda mengatakan bahwa, beberapa bulan lalu lembaga tersebut pernah meminta presiden jokowi untuk menghapuskan hukuman cambuk di Aceh.

“Kok sekarang malah makin parah ya mempersoalkan kasus liwath (homoseksual) di Aceh, sebenarnya ICJR ini maunya apa sih, bila hanya untuk mengusik  kekhususan Aceh lebih baik tidak usah berkomentar,” katanya

Ia melanjutkan, ICJR mungkin tidak paham bahwa Konstitusi Negara Republik Indonesia menghormati satuan wilayah khusus dan bersifat istimewa seperti Aceh, jadi tidak bisa ICJR mengeneralisasikan dengan ketentuan hukum yang bersifat umum, ada ketentuan khusus disana yang sifatnya istimewa yakni Aceh dapat melaksanakan syariat islam. “Jadi  ICJR jangan selalu berlindung dibalik nama HAM, bila disisi lain tidak mampu mempertimbangkan hak-hak lain yang hidup di masyarakat.” sambungnya

Ia menjelaskan, sehebat apapun berbicara tentang HAM  tetap saja ada  batasannya, Pasal 28J ayat (2) UUD 1945 telah jelas membatasi hak kebebasan seseorang dengan undang-undang, dan memberikan penghormatan terhadap nilai-nilai moral dan agama, jadi  ICJR harusnya bisa melihat ketentuan HAM itu secara objektif, jangan sesuai selera ICJR saja.

“Liwath itu sangat mencedrai hati masyarakat Aceh, bila tidak ditanggulangi oleh pemerintah Aceh akan sangat berbahaya bagi generasi muda Aceh, jadi sebaiknya ICJR itu berhenti membuat kegaduhan atas nama HAM bila hanya ingin mengusik pelaksanaan syariat islam di Aceh.” Jelasnya

Terlebih dengan komentar ICJR yang  mengkritik lemahnya aspek bantuan hukum bagi para pelaku, dan ketidak pedulian advokat dalam kasus ini, menurut saya malah blunder ke ICJR sendiri, sudah tau tidak ada yang bela kenapa ICJR tidak datang ke Aceh dan membela, dari pada hanya berkomentar dan membuat gaduh saja, lebih baik datang langsung ke Aceh.[***]

loading...