,

Komisioner KKR Aceh: Guna KKR Untuk Memanusiakan Manusia

Evi Zain, Komisioner KKR Aceh. (HARIANACEH.co.id/Jais Rambong)

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH  Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh kegunaannya untuk pemenuhan hak korban konflik yang belum dimanusiakan oleh negara dan juga menghargai hak dasar manusia serta intinya memanusiakan manusia.

Hal ini dikatakan anggota Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Evi Zain dalam diskusi Enrichment Class on Transitional Justice for Jurnalists “Peran Media Massa Dalam Pengarus-Utamaan KKRA (TJ Mainstreaming) di Kantor The Aceh Institute, Darussalam, Banda Aceh, 18 Mei 2017.

“Pembentukan KKR untuk pemenuhan hak korban konflik, hak terhadap separatis dan hak terhadap kebenaran yang belum dimanusiakan oleh negara seperti dana Ziat, reparasi dan bantuan lainnya serta untuk untuk mengungkapkan sejarah dan rekonsiliasi,” ujar Evi.

Jika ini tidak digubris oleh pemerintah, tambah Evi, bisa menimbulkan konflik lagi. “Jika hak dasar korban konflik tidak dihargai dan dihiraukan, maka berpeluang akan munculnya kembali konflik,” tutur Evi.

Untuk menghindari itu, lanjut Evi, negara harus bertanggung jawab apa yang sudah diperbuat terhadap Aceh dengan memberikan bantuan kepada korban konflik dan pemenuhan hak-hak korban.

“Pemenuhan hak-hak korban konflik dan bantuan lainnya oleh negara bisa menghindari munculnya konflik kembali di Aceh dan pemerintah mesti serius dalam hal ini,” kata Evi.

Kehadiran KKR, sambung Evi, dalam upaya untuk melakukan penyelesaian dan pemenuhan terhadap hak-hak korban pelanggaran HAM dimasa lalu, guna mewujudnya pula keberlangsungan perdamaian di Aceh.

“Negara dan Pemerintah Aceh terkesan belum serius akan kehadiran KKR di Aceh dan masih setengah-setengah, buktinya belum disahkan anggaran untuk menunjang operasional KKR, apalagi kantornya” terang Evi

Evi menambahkan, rencananya akhir 2017 ini KKR akan membuat publik hearing untuk menginput masukan-masukan dari korban konflik.

“Jika instrument hukum berupa peraturan Gubernur Aceh sudah jelas dan anggaran 5 miliar yang diplotkan untuk KKR Aceh disetujukan Ketua TAKPA, Sekda dan Gubernur Aceh dapat direalisasikan, maka KKR akan membuat publik hearing serta pengungkapan kebenaran atas korban konflik serta memastikan pemenuhan hak-hak keadilan bagi korban konflik,”  pungkas Evi Zain.[]

loading...

Nantikan Besok Malam Piasan Seni 2017 di Taman Sari

Rizieq Shihab bersiap menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2). Rizieq diperiksa terkait kasus dugaan makar. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Laporan Habib Rizieq Shihab belum Sampai ke Perserikatan Bangsa-Bangsa