HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Setelah Terjadi Penembakan, Militer Israel Tutup Masjid Al Aqsa

0 8

HARIANACEH.co.id, Yerusalem — Israel menutup akses masuk ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem, setelah terjadi penembakan.

Selain menutup Al Aqsa, pihak berwenang Israel juga menahan seorang ulama ternama Yerusalem. Namun ulama tersebut kemudian dibebaskan.

Syekh Mohammad Ahmed Hussein yang menentang penutupan masjid tersebut, ditahan sebentar di wilayah Bab Al-Asbat. Dirinya ditangkap usai menjadi imam salat.

“Polisi Israel menahan ayah saya dengan cara kasar dan membawanya ke lokasi tidak diketahui,” ujar putra dari Syekh Mohammad Ahmed Hussein, Omar, seperti dikutip Al Jazeera, Sabtu 15 Juli 2017.

Syekh Hussein kemudian dibebaskan dengan membayar uang jaminan. Menurut laporan Al Jazeera, penutupan ini merupakan yang pertama dalam beberapa tahun, di wilayah yang biasa digunakan untuk sala Jumat.

“Tentunya hal ini berpotensi meningkatkan ketegangan dengan 10 ribu warga Palestina yang biasanya datang untuk berdoa.

Pihak pengurus Masjid Al Aqsa, Syekh Omar Keswani juga menentang penutupan itu. “Melarang pelaksanaan Salat Jumat adalah sebuah prosedur tidak adil,” tutur Keswani.

“Apa yang terjadi sebelumnya kini menjadi keuntungan bagi Israel yang merasa berhak untuk menerapkan penutupan terhadap Masjid Al Aqsa,” jelasnya.

Pihak Israel menutup akses dari masjid ini setelah terjadi penembakan di dekat Gerbang Singa di Kota Tua. Tiga pelaku penembakan masuk ke dalam kompleks masjid dan terjadi baku tembak dengan pihak kepolisian.

Tiga orang yang diduga pelaku dilaporkan tewas dalam kejadian ini. Pihak kepolisian mengidentifikasi mereka sebagai warga Arab yang tinggal di Israel.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time