HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kota Tua Yerusalem kembali Dibuka Setelah Berakhirnya Penembakan

5

HARIANACEH.co.id, Yerusalem — Otoritas Israel akan membuka kembali situs suci Kota Tua Yerusalem, Minggu 16 Juli 2017. Tempat itu ditutup setelah sebuah penembakan yang menewaskan dua polisi.

Setelah dibuka, keamanan di Kota Tua Yerusalem diperketat dengan menambahkan detektor logam dan kamera pengawas.

Tiga penyerang keturunan Arab Israel menembaki polisi di Kota Tua Yerusalem pada Jumat 14 Juli. Para pelaku kemudian melarikan diri ke Haram al-Sharif. Di tempat itu, mereka ditembak mati pasukan keamanan.

Penembakan itu merupakan insiden paling serius dalam beberapa tahun terakhir di Kota Tua Yerusalem, di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dengan Palestina.

Israel mengambil keputusan tidak biasa dengan menutup kompleks masjid Al-Aqsa yang biasa digunakan Muslim untuk sholat Jumat. Penutupan memicu kemarahan dari umat Islam dan Yordania, penjaga tempat suci tersebut.

Kecaman Yordania

Lokasi itu tetap ditutup hingga Sabtu 15 Juli. Sementara bagian Kota Tua Yerusalem juga masih dijaga ketat.

Pihak berwenang Israel mengatakan penutupan diperlukan demi melakukan pemeriksaan keamanan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara tentang langkah-langkah keamanan di Kota Tua Yerusalem sebelum dirinya berangkat ke Paris.

“Malam ini, saya mengadakan diskusi dengan pimpinan keamanan tertinggi dan saya menginstruksikan agar detektor logam ditempatkan di gerbang masuk ke Bukit Bait Suci,” katanya, seperti disitat AFP, Minggu 16 Juli 2017.

“Kami juga akan memasang kamera pengaman di tiang di luar Mount Temple, tapi yang memberikan kontrol hampir sepenuhnya atas apa yang terjadi di sana,” cetusnya.

Netanyahu berbicara melalui telepon dengan Raja Yordania Abdullah II Sabtu malam, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan pemerintahan Amman.

Raja Abdullah mengutuk serangan tersebut, namun juga meminta Netanyahu membuka kembali kompleks Al-Aqsa dan menekankan perlunya “menghindari eskalasi di lokasi tersebut.”

loading...