HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Gilad Erdan: Detektor Logam Penting untuk Situs Yerusalem

5

HARIANACEH.co.id, Yerusalem — Warga Palestina membawa sebuah model dari kompleks Masjid Al Aqsa saat sebuah demonstrasi menentang detektor logam yang ditempatkan di pintu masuk masjid, di kota Bethlehem, Tepi Barat, Rabu 19 Juli 2017.

Perselisihan mengenai detektor logam telah meningkat menjadi pertikaian baru antara Israel dan dunia Muslim atas sebuah tempat suci yang diperebutkan di Yerusalem. Lokasi ini telah menjadi pusat konfrontasi kekerasan di masa lalu.

Sementara itu Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan mengatakan detektor logam sangat penting demi menjaga keamanan di tempat suci Yerusalem. Kendati muncul ketegangan dan seruan Muslim agar melakukan demonstrasi massal di kota ini.

Gilad Erdan mengatakan kepada Radio Angkatan Darat Israel, pada Kamis 20 Juli 2017, bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan memutuskan masalah tersebut setelah dia kembali dari kunjungan kerja ke Eropa.

“Tindakan Israel yang baru tidak mengubah status situs tersebut dan memang perlu melakukan pemeriksaan keamanan yang tepat,” tegas Erdan seperti dikutip Houston Chronicle, Kamis 20 Juli 2017.

Konflik atas tempat suci — yang dikenal sebagai Bukit Kuil bagi orang Yahudi dan kompleks Masjid Al Aqsa bagi kaum Muslim — telah berulang kali memicu konfrontasi Israel-Palestina.

Tiga orang Arab bersenjata melancarkan serangan dari sana, pekan lalu. Serbuan itu menewaskan dua polisi Israel. Sebagai tanggapan, Israel mulai memasang detektor logam.

Indonesia kecam pembatasan akses

Dalam sikapnya, Pemerintah Indonesia mengecam langkah aparat keamanan Israel yang membatasi akses masuk ke Kompleks Al Aqsa untuk umat Muslim melakukan ibadah.

Sebelumnya, pihak Israel menutup akses dari masjid ini setelah terjadi penembakan di dekat Gerbang Singa di Kota Tua.

Selain itu, Pemerintah Indonesia meminta Israel segera memulihkan stabilitas dan keamanan di Kompleks Al Aqsa. Indonesia juga mengajak semua pihak untuk menahan diri, agar situasi tidak memburuk.

Disebutkan pula, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi telah melakukan pembicaraan via telepon dengan Menlu Yordania, untuk membahas situasi terkini di Masjid Al Aqsa.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time