HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Mantan Lawan Politik Obama, John McCain Menderita Tumor Otak

5

HARIANACEH.co.id, Washington — Senator Amerika Serikat (AS) John McCain telah didiagnosis menderita tumor otak usai operasi terkait pembekuan darah. Terungkaplah bahwa senator veteran AS menderita kanker otak.

Derita itu dibeberkan kantornya, Rabu malam 19 Juli 2017.Politisi berusia 80 tahun berada dalam “semangat yang baik” dan memulihkan diri di rumah, kata kantornya.

Ia sekarang mempertimbangkan beberapa pilihan pengobatan, termasuk kemoterapi dan radioterapi.

“Tumor otak yang dikenal sebagai glioblastoma dikeluarkan dari tubuh McCain bersama dengan darah beku dalam operasi di Mayo Clinic pada Jumat pekan lalu,” kata seorang juru bicara pihak keluarga McCain, seperti dikutip Irish Times, Kamis 20 Juli 2017.

Kantor McCain baru saja mengumumkan bahwa darah beku telah dikeluarkan dari atas mata kirinya. Mayo Clinic mengatakan dalam pernyataan yang diterbitkan kantor McCain: “Dokter yang mengurus senator mengatakan bahwa dia baru pulih dari operasi ‘dengan sangat baik’ dan pada dasarnya kesehatannya sangat baik.”

Dalam sebuah pernyataan, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia dan Ibu Negara Melania Trump mengirimkan bela sungkawa dan doa mereka kepada senator Partai Republik.

“Senator John McCain selalu menjadi seorang pejuang,” sebut Trump.

Barack Obama, yang menjadi lawan dengan McCain saat mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2008, menulis tweet: “John McCain adalah seorang pahlawan Amerika dan salah satu pejuang paling berani yang pernah saya kenal. Kanker itu tidak tahu siapa yang dilawannya. Singkirkanlah, John.”

Awal pekan ini, pemimpin mayoritas Senat Mitch McConnell terpaksa menunda pemungutan suara untuk rencana perawatan kesehatan Republikan terbaru setelah McCain dirawat di rumah sakit karena operasi mata tak terduga.

McCain, veteran Vietnam dan mantan kandidat pilpres, telah menjadi kritikus terhadap Trump sejak terpilih. Ia menantang presiden mengenai berbagai isu, termasuk kebijakan luar negeri.

loading...