HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Turki Kutuk Israel Atas Pembatasan Masuk ke Al Aqsha

4

HARIANACEH.co.id, ANKARA — Sejumlah organisasi non-pemerintah di Turki memrotes pembatasan Israel terhadap masuknya warga Palestina ke Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga Islam.

Pembatasan Israel dikutuk di Turki, terutama di Istanbul dan Ankara. Pemrotes melakukan aksi setelah shalat Jumat. Protes diperkirakan akan berlanjut hingga Sabtu besok.

Di kota kedua Turki di Istanbul, Ketua Yayasan Bantuan Kemanusiaan IHH Bulent Yildirim akan mengadakan pertemuan dan membaca sebuah pernyataan sikap yang disiapkan oleh 50 akademisi dan cendekiawan agama.

Asosiasi Pemuda Anatolia (AGD) akan mengorganisir sebuah demonstrasi setelah shalat di kota.

Di Ankara, sebuah kelompok juga berkumpul di Masjid Haci Bayram Veli untuk melakukan demonstrasi.

Protes direncanakan di provinsi lain, termasuk Antalya, Diyarbakir dan Izmir,

Presiden Recep Tayyip Erdogan berbicara dengan Mahmoud Abbas pada hari Kamis, terkait ketegangan yang meningkat di Yerusalem antara orang-orang Palestina dan Israel.

“Setiap pembatasan terhadap Muslim yang memasuki Masjid Al-Aqsa tidak dapat diterima,” kata Erdogan kepada rekannya dari Palestina, seperti diberitakan Anadolu Agency.

Erdogan kemudian minta Presiden Israel Reuven Rivlin dan menyuarakan penyesalan atas hilangnya nyawa di tengah gesekan antara kedua kelompok tersebut, menurut sumber presiden Turki.

Pihak berwenang Israel menutup kompleks Al-Aqsa dan membatalkan shalat Jumat untuk pertama kalinya dalam hampir lima dasawarsa, menyusul baku tembak pekan lalu yang menewaskan tiga orang Palestina dan dua polisi Israel di dekat tempat suci di Yerusalem Timur.

Langkah-langkah keamanan baru telah menyebabkan gelombang kemarahan di kalangan orang-orang Palestina, yang meminta segera dilakukan pemindahan detektor logam.

Israel telah membela langkah kontroversial tersebut, dengan mengklaim bahwa mereka tidak berbeda dengan tindakan pengamanan di tempat-tempat suci lainnya di seluruh dunia.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Timur Tengah 1967. Ini kemudian mencaplok kota tersebut pada tahun 1980, mengklaim bahwa seluruh Yerusalem sebagai ibukota “abadi” negara Yahudi – sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Yerusalem adalah kawasan Masjid Al-Aqsa, yang bagi umat Islam merupakan tempat tersuci ketiga di dunia setelah kota suci Mekah dan Madinah.

loading...