HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Bagi PNS Yang Terlibat HTI Diminta Mendagri untuk Mengundurkan Diri

0 8

HARIANACEH.co.id, Sumedang — Pemerintah tidak ingin ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat dalam kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, juga meminta jika ada PNS yang terlibat kegiatan HTI untuk mundur dari jabatannya.

“Kalau ada PNS yang, baik langsung atau tidak terlibat dengan elemen-elemen yang melawan atau berseberangan, atau mengembangkan ajaran ideologi lain selain Pancasila, ya silahkan mengundurkan diri saja dari PNS,” kata Tjahjo di IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu 23 Juli 2017.

Tjahjo berharap kepada seluruh PNS yang berada di wilayah Indonesia untuk turut serta membantu pemerintah dalam memperkuat ideologi Pancasila.

Selain itu, Tjahjo juga meminta agar para PNS untuk melaporkan jika ada kegiatan yang berseberangan dengan apa yang sudah pakem pemerintah.

“Dalam tataran normatif, seluruh Kepala Daerah harus membangun basis Ideologi Pemerintahan Negara Republik Indonesia dari Pusat sampai daerah,” imbuh Tjahjo.

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) memiliki anggota dari berbagai profesi. Tak terkecuali para pegawai negeri sipil. Bahkan akademisi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pun turut terlibat dalam organisasi yang resmi dibubarkan pemerintah itu.

Fakta itu terungkap dari sebuah dokumen berjudul “Daftar Pengurus HTI se-Indonesia”. Dokumen itu mencatat delapan dosen UGM menjadi anggota dan simpatisan HTI.

Akademisi UGM itu adalah AWH; RB (dosen FEB); IAF (dosen Sekolah Vokasi); H (dosen Fakultas Psikologi); HA (dosen MIPA); NH (dosen Fisika); MKR (Teknik Fisika); dan N (dosen Teknik Mesin). Mereka ada yang jadi pengurus dan juga simpatisan.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time