HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

CRU Seluruh Aceh Akhirnya Resmi Menyepakati SOP

0 13

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh — Team Leader CRU (Conservation Response Unit) seluruh Aceh berkumpul di Hotel Pade – Banda Aceh dan di CRU sampoiniet, Aceh Jaya, dari tanggal 21-23 Juli 2017.

Pertemuan ini ditujukan untuk menyusun penyesuaian SOP (Standart Operational Prosedure) unit-unit CRU yang telah terbangun di Provinsi Aceh.

CRU merupakan salah satu solusi dalam penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar yang terjadi di Aceh, CRU diharapkan dapat menjadi embrio dari unit pengelolaan kawasan perlindungan gajah.  Peran multi pihak  yang bersinergi untuk tercapainya manfaat CRU bagi masyarakat di sekitarnya juga menjadi bahasan penting dalam pertemuan ini.

Saat ini ada tujuh unit CRU yang telah di bangun di provinsi Aceh, yaitu CRU Sampoiniet di Aceh Jaya, CRU Alue Kuyun di Aceh Barat, CRU Trumon di Aceh Selatan, CRU Manee di Pidie, CRU Das Peusangan di Bener Meriah, CRU Cot Girek di Aceh Utara, dan CRU Seba Jadi di Aceh Timur.

Menurut Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, SOP CRU ini sangat penting agar pengelolaan CRU termasuk alur koordinasi dan komando dalam merespon dan memitigasi konflik gajah di lapangan dapat berjalan lebih baik lagi.  “Dengan adanya SOP CRU, para leader dan mahout di CRU mempunyai acuan dan standar dalam melaksanakan setiap kegiatan,” terang Sapto.

Penyesuaian SOP (Standart Operational Prosedure) unit-unit CRU yang telah terbangun di Provinsi Aceh. (ACCI)
Penyesuaian SOP (Standart Operational Prosedure) unit-unit CRU yang telah terbangun di Provinsi Aceh. (ACCI)

Acara yang digagas oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Aceh sebagai induk dari unit CRU ini terselengara atas dukungan dari PT.Tunggal Perkasa Plantations (Astra Agro Lestari) yang saat ini juga menjadi supporting pendanaan pada CRU Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya.  Acara diikuti semua leader CRU dan perwakilan mahout, perwakilan BKSDA, perwakilan Dinas LHK dan perwakilan PT Tunggal Perkasa Plantation (Astra Agro Lestari Grup).

Narasumber yang dihadirkan adalah praktisi konservasi gajah Drs. Andi Basrul, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kab. Aceh Jaya Ir. Syaiful, Kepala BKSDA Aceh, Kepala BKSDA Sumatera Selatan, praktisi konservasi gajah drh. Wahdi Azmi, serta Head of Sustainability PT. Astra Agro Lestari Dr. Bandung Sahari. [*]

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time