HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Di Mosul, 16 Perempuan yang Direkrut ISIS Ditahan Militer Irak

0 6

HARIANACEH.co.id, Mosul — Enam belas wanita, termasuk seorang gadis asal Jerman berusia 16 tahun yang melarikan diri dari rumahnya, telah ditangkap di Mosul saat pasukan Irak kembali merebut kembali kota tersebut dari Islamic State (ISIS).

Seperti dikutip Al Jazeera, tiga pejabat intelijen Irak menyebut belasan perempuan itu termasuk di antara 26 orang asing yang ditahan di Mosul. Dari total tersebut, dua adalah pria dan delapan lainnya anak-anak.

Ketiganya menambahkan beberapa dari mereka yang ditangkap berasal dari Chechnya. Sedangkan para wanitanya berasal dari Rusia, Iran, Suriah, Prancis, Belgia, dan Jerman.

Mereka menuturkan wanita-wanita itu diduga bekerja di departemen kepolisian ISIS. Suami-suami mereka adalah pejuang ISIS, tapi nasib mereka sendiri tidak jelas.

Menurut keterangan ketiga pejabat, anak-anak korban perekrutan ISIS akan diserahkan ke negara tempat mereka tinggal, sementara para wanita akan diadili atas tuduhan terorisme di Irak.

Para wanita itu bisa menghadapi hukuman mati di bawah undang-undang antiterorisme Irak.

Lorenz Haase, jaksa penuntut umum senior di kota Dresden, Jerman timur, mengatakan bahwa dia dapat memastikan bahwa gadis remaja Jerman, yang disebut sebagai Linda W., telah “berada dan diidentifikasi di Irak.”

Dia masuk agama Islam sesaat sebelum melarikan diri dari rumahnya di Jerman tahun lalu.

“Kami, dari kantor kejaksaan Dresden, belum mengajukan surat perintah penangkapan dan oleh karena itu tidak dapat meminta ekstradisi,” kata Haase.

“Ada kemungkinan Linda diadili di Irak, dia bisa saja diusir karena dia adalah orang asing, atau karena dia belum cukup umur dan dilaporkan hilang di Jerman, dia mungkin diserahkan ke Jerman,” bubuhnya.

Pejabat Irak mengungkapkan, Linda berada di sebuah penjara dekat bandara Baghdad bersama belasan wanita asing lainnya yang ditemukan di Mosul.

loading...