HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Helikopter Bom Air Dikerahkan Ke Aceh Barat

0 6

HARIANACEH.co.id, MEULABOH — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan satu unit helikopter bom air sebagai respons terhadap meluasnya kebakaran lahan gambut di wilayah barat Aceh.

Kebakaran lahan di Aceh Barat dan sekitarnya dipantau langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir Yusmadi MM berdasarkan perintah Gubernur Irwandi Yusuf.

“Kondisi di lapangan semakin mengkhawatirkan. Kabut asap mulai menyelimuti kota dan mengganggu aktivitas masyarakat. Saya sudah laporkan ke Pak Gubernur dan ke BNPB,” kata Yusmadi.

Menurut Yusmadi, merespons kondisi terkini di Aceh Barat dan sekitarnya, pihak BNPB menurunkan satu unit heli bom air untuk membantu pemadaman api di titik-titik yang tak bisa terjangkau oleh tim pemadam kebakaran yang beroperasi dari darat. “Mengenai pengerahan heli bom air dari BNPB itu juga sudah saya laporkan ke Pak Gubernur,” ujar Yusmadi yang berangkat ke Aceh Barat bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), Sabtu (22/7) membawa dua unit mobil tanki dan peralatan darurat lainnya.

Yusmadi menyebutkan, pihaknya bersama Kalak BPBD Aceh Barat, T Syahluna Polem sudah meninjau sejumlah titik kebakaran seperti di Kecamatan Meureubo, Samatiga, Johan Pahlawan, dan Arongan Lambalek.

“Memang harus dilakukan pemadaman dari udara karena banyak titik kebakaran di Aceh Barat dan Aceh Jaya jauh di tengah hutan,” kata Yusmadi.

Heli bom air dari BNPB, menurut informasi sudah berangkat dari Jakarta dan tadi malam dilaporkan sudah siaga di Banda Aceh untuk meneruskan penerbangan ke Aceh Barat, hari ini, Senin (24/7). “Selain penyiraman melalui udara kita juga berharap hujan segera turun,” katanya.

Dikatakan Kalak BPBA, lahan gambut di wilayah barat-selatan Aceh cukup luas dan sangat rawan kebakaran, bahkan dia mengibaratkan Aceh sebagai Riau kedua.

Salah satu penyebab kebakaran lahan gambut, menurut Yusmadi karena warga yang membakar lahan ketika membuka kebun. Kasus ini terus berulang setiap tahun. Pihak kepolisian diharapkan mengusut tuntas kasus ini agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat termasuk kerugian secara ekonomi, kesehatan, bahkan bisa melumpuhkan transportasi.

loading...