HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pemkab Aceh Barat Belum Tingkatkan Status Siaga Darurat Asap

Bupati Aceh Barat, H T Alaidinsyah. (Google Images)
0 20

HARIANACEH.co.id, Meulaboh — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, belum menetapkan peningkatan status siaga darurat asap dampak dari kebakaran lahan gambut yang melanda kawasan itu sejak beberapa hari terakhir.

Bupati Aceh Barat H T Alaidinsyah, di Meulaboh, Selasa, mengatakan, saat ini daerah itu masih menetapkan status siaga kebakaran lahan dan hutan, belum berencana meningkatkan status siaga darurat asap karena masih ada kriteria yang belum terpenuhi.

“Saat ini masih status siaga, belum peningkatan status darurat, pemadaman titik api masih terus dilakukan. Saat ini pesawat udara (water bombing) BNPB sudah mendarat di Bandara Cut Nyak Dhien akan melakukan penyiraman di Aceh Barat,”sebutnya.

Alaidinsyah menyatakan, hingga Selasa, (25/7) titik kebakaran lahan gambut masih terjadi di enam kecamatan Aceh Barat hingga luasan mencapai 69 hektare, ada yang sengaja dibakar, adapula yang tidak sengaja karena puntung rokok.

Kedatangan pesawat udara water bombing ke wilayah Aceh Barat diharapkan dapat segera mengurai serta memadamkan api pada lahan gambut yang terus meluas, apalagi kabut asap sudah sangat berdampak pada aktivitas masyarakat, bahkan 23 warga positif Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa).

Ia juga menyebut, kesadaran masyarakat daerah tersebut masih sangat kurang terhadap menjaga lingkungan dari adanya kebakaran lahan dan hutan, karena kasus tersebut terjadi bukan pada satu lokasi, namun sudah di enam kecamatan daerah itu.

“Kesadaran masyarakat Aceh Barat masih sangat kurang, buktiya bukan satu titik ada kebakaran lahan, ada banyak titik. Ada yang segaja dibakar dan ada pula yang karena putung rokok, itu semua menunjukan kesadaran itu kurang,”sebutnya.

Alaidinsyah menyatakan prihatin terhadap kondisi masyarakat setempat, apalagi ada masyarakat yang ditangkap aparat penegak hukum dalam kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), disisi lain ada pula masyarakat yang menjadi korban kabut asap.

Semua pihak di daerah bahkan nasional sudah turun ke Aceh Barat melakukan upaya penanganan bencana kebakaran lahan dan hutan, selain itu unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan serta semua pihak terkait di daerah sudah berupaya maksimal.

Pusdalop BPBD Aceh Barat merinci hingga Selasa (25/7), kekeringan yang melanda daerah itu telah mengakibatkan terjadinya kebakaran lahan dan hutan di enam kecamatan dengan luas mencapai 69 hektare.

Kawasan yang mengalami kebakaran lahan dan hutan yakni Kecamatan Johan Pahlawan, Woyla, Meureubo, Sama Tiga, Arongan Lambalek dan Kecamatan Kaway XVI, beberapa lokasi diantaranya sudah berhasil dipadamkan.

Kebakaran hutan dan lahan gambut juga terjadi di wilayah Kabupaten Nagan Raya, sebagai kabupaten tetangga Aceh Barat, sejak Senin, (24/7) setidaknya telah ditemukan lokasi kebakaran hutan di lereng pegunungan dan lahan kebun sawit diperkirakan mencapai 10 hektare. (Antara)

Komentar
Sedang Loading...
Memuat