HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Celoteh  Akmal Ibrahim, Penghargaan “Abu Nawas” Awards

0 9

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Bupati terpilih Abdya, Akmal Ibrahim kembali memuat status menggelikan di sosial media.

Melalui akun facebooknya, ia menyebut kabupaten yang akan dipimpinnya beberapa pekan ke depan, ternyata meraih “Abu Nawas” Awards.

Tentu, itu bukan penghargaan sungguhan tetapi celoteh Sang Bupati yang tidak lama lagi akan dilantik jadi bupati Abdya.

Akmal Ibrahim dalam setahun terakhir, memang aktif di sosial media. Saat dirinya tak lagi menjabat Bupati, ia kerap melontarkan gagasan-gagasan atau kritik soal negeri Abdya yang sempat dipimpinnya dahulu, sebelum ia lengser dan masuk penjara dan kemudian divonis bebas tak bersalah.

Soal Abu Nawas Award ini, rupanya ia menyoal Abdya yang belum resmi ia pimpin, telah meraih penghargaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) terbaik tingkat provinsi tahun 2017. Sedangkan untuk kota, diraih oleh Langsa.

“Prestasi Abdya itu adalah yang pertama dalam sejarah, sehingga sangat membanggakan rakyat Abdya,” tulis Akmal Ibrahim.

Ia juga mengatakan, setiap juara provinsi, harus mengikuti kompetisi di Bappenas untuk memperoleh juara terbaik nasional. Tentu saja, Aceh diwakili oleh Abdya sebagai kabupaten terbaik, dan Langsa sebagai kota terbaik.

“Namun hasil pemeriksaan tim Bappenas, perencanaan Abdyatidak memenuhi syarat, jangankan hebat, untuk perencanaan standard aja nggak masuk. Akibatnya, Abdya yg mewakili Aceh, didiskualifikasi dan tak boleh ikut presentasi tingkat nasional di Bappenas. Dan Aceh pun harus menanggung malu karena Abdya,” tulis Akmal.

Ia mengatakan informasi itu dia dapat dari teman lamanya di Bappenas yang memberikan ucapan selamat kepadanya saat bertemu di Jakarta. Tetapi tentu, kata Akmal itu sindiran yang mengejek Abdya.

“Selamat ya, Abdya dapat penghargaan Abunawas Award,” kata Akmal menirukan ucapan temannya

“Bukan Abu Nawas Award, tapi Majid Ibrahim Award, balas saya agak jengkel. Dia tertawa terus, dan menceritakan semuanya. Hahahahaha. Saya jadi diam. Kopi manis yg kami minum terasa pahit dan kelat.
Kawan2, inilah alasan saya membuat status kemarin. Selain karena perintah UU, juga karena berharap Abdya lebih baik. Riil program, layaknya semangat Majid Ibrahim Award, bukan cet langet program, layaknya Abunawas Award, seperti cerita teman dari Bappenas ini,” tulis Akmal Ibrahim terkait penghargaan untuk Abdya.

Saat ini Abdya dipimpin Bupati Jufri Hasanudin, ia akan mengakhiri jabatan pada Agustus mendatang.

Akmal Ibrahim dan Muslizar terpilih sebagai Bupati Abdya dan wakil periode 2017-2022. (Serambi)

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time