HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Misi Pemadaman Kebakaran Lahan di Aceh Barat Belum Membawa Hasil

Helikopter milik BNPB mengambil air laut di kawasan Pelabuhan PT Mifa Bersaudara di kawasan Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Rabu (26/7) siang. (Serambi)
0 28

HARIANACEH.co.id, MEULABOH – Misi pemadaman kebakaran lahan dari udara yang melibatkan heli BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) di Aceh Barat, Rabu (26/7) belum mambawa hasil meski areal kebakaran sudah dihujani 26 kali bom air.

Kasubdit Kedaruratan BNPB Pusat, Jarwansyah kepada Serambi, mengatakan, operasi pemadaman dari udara (water bombing) yang dilakukan sejak siang hingga Rabu sore kemarin mengerahkan satu unit heli jenis MI 172 dengan nomor registrasi VN 8428 berkapasitas angkut 4 ton air. Pilot dan kru heli tersebut berkewarganegaraan Vetnam.

Menurut Jarwansyah, lokasi pemboman yang dilakukan kemarin di kawasan Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo yang merupakan salah satu titik kebakaran terparah di Aceh Barat. Air yang dihabiskan untuk 26 kali penyiraman itu mencapai 94.000 liter. “Kita masih memfokuskan pemadaman api melalui udara di lokasi terparah, semuanya di Aceh Barat,” kata Jarwansyah.

Menurutnya, selama melakukan pengeboman dari udara di kawasan Desa Peunaga Cut Ujong, pihaknya menemukan kesulitan pemadaman lantaran lokasi yang telah disiram secara berulang-ulang masih tetap mengeluarkan kepulan asap.

Dalam melakukan pemadaman, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim darat guna menunjuk lokasi terparah untuk menjadi prioritas pemadaman.

Untuk memaksimalkan pemadaman lahan akibat kebakaran di Aceh Barat dan sekitarnya, BNPB memastikan mengirim satu lagi heli tambahan yang dijadwalkan tiba hari ini, Kamis (27/7). Heli tambahan itu jenis Bell 412 dengan nomor register PK-DAS berkapasitas 800 kg.

Heli Bell 412 akan parkir di sekitar kompleks Bataliyon 116 Garda Samudera, kawasan Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Sedangkan MI 172 tetap siaga di kompleks Bandar Udara Cut Nyak Dhien Nagan Raya.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat