HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Jokowi Panggil Kapolri terkait Kasus Novel Besok

Penyidik Senior KPK Novel Baswedan. (Foto: Google)
0 89

HARIANACEH.co.id, JAKARTA — Presiden Joko Widodo akan meminta keterangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Kasus itu belum terungkap meski sudah lebih dari tiga bulan terjadi.

“Kemarin saya sudah menyampaikan ke Kapolri, besok mau menghadap,” kata Jokowi di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu 30 Juli 2017.

Jokowi belum bisa mengambil sikap terkait kasus Novel yang seolah masih jalan di tempat. Ia perlu membicarakan itu kepada Kapolri.

Sebelumnya, Jokowi juga mengaku belum bisa menyikapi desakan pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF). “Saya minta masukan dulu ke Kapolri,” kata Jokowi, Jumat 28 Juli 2017.

Permintaan pembentukan TPF muncul dari mulut Novel. Novelpesimistis polisi berani mengungkap kasusnya. Terlebih, ia mengklaim adanya keterlibatan jenderal polisi dalam kasusitu.

Hal itu diungkapkan Novel saat wawancara khusus dengan Najwa Shihab di program Mata Najwa, Metro TV, Rabu 26 Juli 2017. “Ini ada keterlibatan oknum Polri. Mestinya dilakukan dengan serius. Walaupun setelah tiga bulan lebih saya melihat rasanya Polri tidak berani mengungkap perkara ini.”

Novel mengaku tidak mengetahui alasan kepolisian tidak berani mengungkap kasus hingga tuntas. Selama ini, ia hanya menerka dan menduga-duga alasannya.

Novel disiram cairan air keras di dekat Masjid Jami Al Ihsan, dekat rumahnya. Saat itu, Novel baru saja selesai salat subuh berjemaah sekitar pukul 05.10 WIB. Akibat penyerangan itu, penglihatan Novelterganggu dan harus menjalani perawatan di Singapura.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat