HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

BMKG Berhasil Memantau Dua Titik Panas di Aceh

0 3

HARIANACEH.co.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat menyebut, dua titik panas terpantau berada di wilayah Aceh.

“Pagi ini, ada dua hotspot (titik panas) di Aceh. Setelah tiga hari terakhir dinyatakan nihil,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Blang Bintang, Zakaria di Aceh Besar, Senin.

Dia merinci, kedua titik panas tersebut menyebar di dua kabupaten/kota yakni di sekitar wilayah yang terbakar yakni Nagan Raya dan Langsa.

Tepatnya di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Barat dan merupakan lumbung titik panas pekan lalu karena tersebar di enam kecamatan.

Terakhir di Kecamatan Langsa Lue Kota, Langsa yang terletak di pesisir Timur, Sumatera, dengan jarak sekitar 400 kilometer dari Kota Banda Aceh.

“Untuk cuaca hari ini, kami perkirakan turun hujan. Walau sebentar lagi wilayah di Aceh akan masuki puncak kemarau,” katanya.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf pada Ahad (30/7), telah memantau perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan di lahan gambut di wilayah Aceh Barat dengan pesawat pribadi.

“Pantauan saya dari udara, di sini (Aceh Barat), masih ada asap tapi sedikit. Yang terbakar lahan gambut, karena ada pembakaran,” katanya.

“Ini kan yang terbakar, lahan gambut. Upaya pemadaman saya lihat sudah efektif, apalagi ditambah guyuran hujan,” ujar Irwandi.

Yunus S Swarinoto, Deputi Bidang Meteorogi BMKG pekan lalu mengingatkan, Aceh berjuluk Serambi Makkah perlu mewasdai kemunculan titik panas dan kabut asap dewasa ini.

Sebab, lanjutnya, berdasarkan peta potensi kemudahan kebakaran yang ditinjau unsur cuaca, maka masih menunjukkan wilayah di Aceh sangat mudah terjadi kebakaran.

“Meski begitu, kondisi cuaca tidak akan menyebabkan terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Jika tidak ada faktor manusia yang melakukan pembakaran,” tegasnya. (Antara)

loading...