HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Komite Operator Penerbangan: Benahi Transportasi Wisata di Aceh

0 5

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh — Komite Operator Penerbangan (AOC) Aceh meminta pemerintah daerah agar segera membenahi sistem transportasi ke berbagai tempat objek wisata di provinsi ini.

“Bukan baru kali ini aja, kita minta pemerintah kabupaten/kota di Aceh. Sudah sejak lama setelah peristiwa tsunami,” ucap Ketua AOC Aceh, Beny Siahaan di Banda Aceh, Senin.

Hingga kini, menurutnya, sejumlah daerah seperti di ibu kota provinsi yakni Kota Banda Aceh belum mimiliki sistim transportasi yang memadai.

Baik dari segi sarana, maupun prasarana yang digunakan oleh wisatawan tertuma turis asing yang berlibur ke Aceh selama beberapa hari atau beberapa pekan selama satu bulan.

Padahal daerah tersebut telah mencanangkan Banda Aceh sebagai world Islamic tourism atau tempat tujuan wisata yang Islami di dunia.

“Tempat destinasi wisata, seharusnya Aceh lebih meningkatkan kesiapan dalam hal fasilitas transportasi. Wisatawan lebih mudah, murah, dan memadai berkunjung ke tempat wisata,” katanya.

Seperti diketahui, setelah peristiwa gempa dan tsunami diakhir 2004, Aceh yang memiliki 23 kabupaten/kota telah menjelma menjadi destinasi bagi wisatawan terutama turis asing.

Terdapat sedikitnya 10 destinasi yang menarik untuk dikunjung wisatawan seperti objek wisata alam seperti pantai, hingga Museum Tsunami di Banda Aceh.

“Wisatawan berminat kunjungi situs sejarah seperti tsunami, dan tempat wisata lain. Selain itu, promosi yang dilakukan pemerintah Aceh harus gencar dan semenarik mungkin,” terang Beny.

Beberapa tahun belakangan ini, pembenahan transportasi terus dikoordinasikan semua pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Dishub Banda Aceh, Dishub Sabang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dan lain-lain.

“Ini, kita lakukan untuk percepatan dalam merealisasikan revitalisasi pembangunan Kawasan Sabang dan sekitarnya,” ucap Kepala Badan Invesatasi dan Prmosi Aceh, Iskandar.

Beberapa hal dibahas dalam pertemuan itu antara lain, tentang inftastruktur pendukung, dan konektivitas seperti di pelabuhan, kapal, bandar udara, bus, jalan di Sabang dan Banda Aceh. (Antara)

loading...