HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf Menerima Kunjungan Komisi X DPR RI

0 10

HARIANACEH.co.id, Banda AcehGubernur Aceh Irwandi Yusuf meminta, Komisi X DPR RI dapat mencarikan solusi terhadap 45 mahasiswa Aceh, mantan penerima beasiswa dari lembaga Fethullah Gulen, yang saat ini masih menimba ilmu di Turki.

Hal tersebut disampaikan usai menjamu Tim Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang melakukan kunjungan kerja ke Aceh dalam rangka reses masa persidangan kelima tahun 2017, di Restoran Pendopo Gubernur, Senin (31/7/2017) malam.

Sebagaimana diketahui, pasca peristiwa kudeta seluruh lembaga terkait Fethullah Gulen dibekukan operasionalnya oleh Pemerintah Turki atas perintah Presiden Recep Tayyip Erdogan.

“Pemerintah Aceh sudah sangat banyak memberikan beasiswa. Tahun ini saja, sebanyak 130 ribu anak yatim yang mendapatkan beasiswa dari jenjang SD hingga SMA yang mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp2,4 juta. Jika dilihat nominalnya memang tidak banyak, tapi jika dikalikan 130 ribu orang, maka jumlahnya juga sangat besar,” ungkap Gubernur.

Irwandi melanjutkan, Pemerintah Aceh juga memberikan bantuan biaya pendidikan untuk sarjana mulai dari S1, S2 dan S3, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan jumlah yang cukup banyak. “Nah untuk yang 45 orang ini, kami minta Pak Rifki dan teman-tean di Komisi X dapat mencarikan solusinya,” pinta Irwandi kepada Teuku Riefki Harsya, selaku Ketua Tim.

Dalam kesempatan tersebut, Irwandi menghimbau seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh agar memberikan berbagai informasi yang diperlukan oleh Tim Komisi X DPR RI, sehingga Komisi yang memiliki lingkup kerja bidang pendidikan, olahraga dan sejarah itu dapat sesegera mungkin memberi dan mencari solusi.

“Mudah-mudahan pertemuan ini memotivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi, terutama dalam melaksanakan program-program terkait dengan bidang yang di tangani oleh Komisi X DPR RI,” pungkas Irwandi Yusuf.

Sektor Pariwisata Aceh sangat Luar Biasa

Sementara itu, Teuku Riefki Harsya, selaku Ketua Tim reses DPR RI dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, sektor pariwisata sangat menjanjikan dan luar biasa jika dikelola dengan baik.

“Selama di Aceh kami sudah berkunjung ke Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang. Berdasarkan pengamatan kami, ketiga daerah ini memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa untuk dikembangkan,” ungkap Anggota DPR-RI asal Aceh itu.
Riefky menambahkan, sebagai daerah yang menerapkan Syari’at Islam, maka Aceh sangat cocok untuk mengembangkan pariwisata religi, pariwisata sejarah, wisata alam, kuliner dan pengembangan ekonomi kreatif lainnya.

“Sektor pariwisata mempunyai peluang yang luar biasa untuk menyelamatkan Aceh pasca berakhirnya dana otonomi khusus 12 tahun mendatang. Dan berdasarkan hasil penelitian, membuka lapangan kerja dari sektor pariwisata investasinya termasuk dalam kategori paling murah,” sambung Riefky.

Riefky meyakini, dengan sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat, maka sektor pariwisata akan menambah mampu meningkatkan pendapatan daerah dan berimbas pada menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan di Aceh.

“Kami melihat ada niat dan visi yang sama dari Gubernur dan Wagub terpilih untuk fokus pada sektor pariwisata. Kami yakin, hal yang bersama kita perjuangkan ini akan bermanfaat, baik untuk kita maupun generasi penerus di Aceh.”

Riefky menambahkan, bahwa selama di Aceh Tim Komisis X DPR RI juga mendapatkan banyak masukan dari Rektor Universitas Syiah Kuala, Rektor Universitas Malikulsaleh dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).

“Ada satu hal lagi terkait dengan KONI Aceh. Saya sampaikan di sini bahwa Komisi X DPR RI mendukung KONI Aceh untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga nasional (PON) pada tahun 2024 mendatang,” pungkas Teuku Riefky Harsya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, unsur Forkopimda Aceh, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kajati Aceh, Rektor Unsyiah, Rektor Unimal, Asisten dan Staff Ahli Gubernur Aceh, Ketua Dekranasda Aceh Ketua Harian KONI Aceh serta sejumlah Kepala SKPA terkait.

Untuk diketahui bersama, ruang lingkup Komisi XX DPR RI adalah Pendidikan, Olahraga dan Sejarah. Mitra kerja Komisi X adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Perpustakaan Nasional, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Bidang Pendidikan Tinggi) dan Badan Ekonomi Kreatif. [*]

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time