HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ribuan Umat Muslim Palestina Berbondong-bondong Masuk Masjid Al Aqsa

Polisi Israel memeriksa identitas warga yang akan masuk Masjidilaqsa.
0 60

HARIANACEH.co.id, JERUSALEM – Israel tak lagi memberikan batasan usia bagi orang-orang muslim yang ingin masuk Masjid Al Aqsa, Sabtu (29/7).

Ribuan umat muslim Palestina berbondong-bondong menuju Haram Al Sharif, Kota Tua Jerusalem, Sabtu (29/7).

Mereka menunaikan salat Duhur di kompleks yang di dalamnya terdapat Masjidil aqsa dan Dome of the Rock itu.

Akibat kebijakan tersebut memicu bentrok di berbagai titik dan merenggut nyawa seorang warga Palestina di Tepi Barat.

’’Untuk Sabtu, kehadiran jamaah itu terbilang tinggi. Tapi, Al Aqsa tetap membutuhkan dukungan semua umat muslim,’’ ujar Nabil Dumeiri, salah seorang penduduk Palestina di Jerusalem Timur.

Biasanya, jumlah jamaah hingga ribuan orang hanya terjadi pada saat salat Jumat.

Sejak penembakan dua polisi Israel yang berujung pada penutupan Haram Al Sharif 14 Juli itu, bentrok hampir terjadi setiap hari.

Setidaknya 1.300 penduduk Palestina mengalami luka-luka dan enam orang tewas dalam bentrokan tersebut.

Amjad Abu Asab dari Prisoners Society Club mengungkapkan, pada periode yang sama, 300 penduduk Palestina ditangkap. Asab juga sempat dipenjara sebelum akhirnya dibebaskan.

Mereka yang dipenjara mendapatkan hukuman yang berbeda-beda. Mulai dilarang menginjakkan kaki di Kota Tua Jerusalem, memasuki Masjidilaqsa, hingga tinggal di Jerusalem.

Hukuman itu berlaku beberapa hari hingga setahun. Asab mendapatkan hukuman dilarang datang ke Kota Tua Jerusalem dan Masjidilaqsa selama 15 hari. (Pojoksatu)

Komentar
Sedang Loading...
Memuat