HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Novel Baswedan: Saya Sangat Yakin Mereka tak Tertangkap

Novel Baswedan
0 30

HARIANACEH.co.id, Jakarta –  Novel Baswedan, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi pesimis kalau polisi berhasil mengungkap aktor di balik upaya penyerangan dirinya. Meski pun Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian telah mengeluarkan sketsa wajah terduga pelaku pada Senin 31 Juli 2017 lalu.

” Kok saya justru sangat yakin mereka tak tertangkap,” kata Novel Baswedan dalam percakapannya dengan Tempo, Selasa 1 Agustus 2017. Novel masih berada di Singapura untuk menjalani perawatannya setelah matanya disiram air keras pada 11 April 2017.

Novel beralasan, hingga saat ini langkah polisi menuntaskan kasus ini sungguh masih jauh. Polisi hingga saat ini saja belum menangkap pelaku penyerangan di lapangan. “Apalagi berpikir sampai ke otak penyerangan” ujarnya.

Dalam wawancara terdahulu dengan Tempo, Juni 2017 lalu Novel menyebut banyak orang terlibat dalam penyerangan itu. Keterlibatan tak lepas dari perintah jenderal polisi untuk mengaburkan fakta dan bukti peristiwa penyiraman air keras, 11 April lalu.

Jenderal aktif ini diduga memerintahkan tim penyidik menghapus sidik jari pelaku yang tertinggal di cangkir tempat air keras saat olah tempat kejadian perkara. Jenderal ini juga diduga terlibat dalam sejumlah rencana penyerangan terhadap Novel dan penyidik lain KPK.

Hingga kemarin, Novel tak menampik soal dugaannya itu. Bahkan ia mengaku menerima informasi yang sangat akurat, soal keterlibatan jenderal polisi dalam aksi penyerangan itu. ” Ini informasi benar, meski saya tak bisa bilang bagaimana saya mendapatkannya,” katanya lagi.

Novel menolak menyebutkan siapa nama sang jenderal, yang disebut menjadi perancang penyerangan itu. Novel Baswedan berdalih, penyebutann nama akan menimbulkan respon negatif. Ia hanya menyebut, teror yang dialaminya, terkait dengan teror yang dialaminya sejak lama. Tak hanya kepada dirinya, tapi juga penyidik lainnya.

Sang jenderal, menurut Novel Baswedan, memiliki posisi kuat dalam struktur kepolisian dan memiliki kekuatan atau pendukung di kepolisian. Karenanya, Novel Baswedan berharap kasus ini bisa diungkap. ” Jika tidak, citra kepolisian akan semakin buruk, ” ujarnya.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat