Berbagai Pemuka Agama Diundang Jokowi Akhir-akhir Ini, Ada Apa?

Sepekan terakhir, Presiden Joko Widodo atau Jokowi kerap memanggil pemuka agama ke Istana Kepresidenan. Pekan lalu, misalnya, ia memanggil1 min


70
14 shares, 70 poin
Berbagai Pemuka Agama Diundang Jokowi Akhir-akhir Ini, Ada Apa?
Presiden Jokowi (tengah) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan), Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kanan), tokoh ulama Banten Abuya Muhtadi bin Abuya Dimyati (kedua kanan), pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar Maimoen Zubair (kiri), Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin (kedua kiri) menghadiri Dzikir Kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 1 Agustus 2017. (ANTARA/Puspa Perwitasari)

HARIANACEH.co.id, Jakarta — Sepekan terakhir, Presiden Joko Widodo atau Jokowi kerap memanggil pemuka agama ke Istana Kepresidenan. Pekan lalu, misalnya, ia memanggil Parisada Hindu Dharma Indobesia. Sementara itu, hari ini, ia memanggil Walubi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia). Apa pesan yang hendak disampaikan Presiden Jokowi?

“Pesan kebangsaan,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat dicegat Tempo di depan kantornya, Senin, 7 Agustus 2017 mengenai pertemuan Jokowi dengan berbagai pemuka agama belakangan ini.

Pratikno melanjutkan bahwa Presiden Joko Widodo juga memanggil berbagai pemuka agama karena bulan ini adalah bulan Kemerdekaan. Oleh karenanya, penting untuk menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak hanya peduli pada umat agama tertentu, tetapi juga umat yang lain di mana juga warga Indonesia.

Advertisements

“Bulan ini adalah momentum yang bagus untuk meningkatkan solidaritas dan kebangsaan,” ujar Pratikno menegaskan.

Pekan lalu, pimpinan tertinggi Parisada Hindu Dharma Indonesia, Ida Pedanda Gede Bang Buruan, menyampaikan bahwa pemanggilan para pemuka agama adalah bentuk kepeduluan Presiden Joko Widodo. Di sisi lain, dirinya memandang bahwa kedatangan mereka sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah.

“Dalam kitab suci kami, dalam catur guru, salah satu guru wisesa adalah pemerintah. Saya ingatkan, marilah kita bersatu dari bermacam-macan agama, dengan doa kesatuan, demi keajegan, kelanggengan, kejayaan,” ujar Ida Gede Pedanda.

Advertisements

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Jenderal KWI Antonius Sugianto Bunyamin Oise. Ia menyampaikan bahwa Wali Gereja Indonesia mengapresiasi pemanggilan berbagai pemuka agama ke Istana Kepresidenan. Dan, hal itu membuat organisasinya berkomitmen untuk mendukung pemerintah mewujudkan nilai-nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika.

“Pesan Pak Presiden (Jokowi) jelas, jangan hanya kata-kata tapi bagaimana mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi lebih penting daripada sekadar kata-kata, ujar Antonius. (Tempo)

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

70
14 shares, 70 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns