Cabut Pasal 57 dan 60 UUPA, Muharuddin akan Surati Presiden dan DPR RI

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin menyatakan akan menyurati Presiden dan DPR RI terkait pencabutan Pasal 573 min


77
15 shares, 77 poin
Cabut Pasal 57 dan 60 UUPA, Muharuddin akan Surati Presiden dan DPR RI
Senator Aceh, Sudirman alias Haji Uma bersilaturahmi dengan Ketua DPRA, Tgk Muharuddin di kediamannya, kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Selasa (8/8). (Serambi Indonesia)

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin menyatakan akan menyurati Presiden dan DPR RI terkait pencabutan Pasal 57 dan Pasal 60 UUPA melalui Undang-Undang Pemilu yang baru disahkan. Muhar meminta Presiden dan DPR RI mengembalikan dua pasal tersebut seperti sediakala.

“Saya pikir kita perlu berjumpa dengan Presiden, kemudian perlu kita lakukan audiensi dengan Pimpinan DPR RI, bila perlu dengan Pimpinan Pansus RUU Pemilu,” kata Muhar seusai menerima kunjungan anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma dikediamannya di kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Selasa (8/8).

Ia menyatakan bahwa sikap bersama ini harus disambut positif oleh semua kalangan untuk meyakinkan Presiden dan DPR RI agar dua pasal yang dicabut harus dikembalikan lagi dalam UUPA. Sebab, UUPA ada sebagai bentuk kompensasi perang sehingga tidak boleh dipandang sebelah mata oleh Pemerintah Pusat.

Advertisements

Dia menjelaskan, pencabutan pasal yang mengatur tentang kedudukan KIP Aceh dan Panwaslih Aceh tidak pernah dikonsultasikan dengan DPRA dan melanggar aturan. Padahal Pasal 269 ayat (3) UUPA menyebutkan, dalam hal ada rencana perubahan undang-undang, harus dilakukan terlebih dahulu konsultasi dan mendapat pertimbangan DPRA.

“Surat ini akan disampaikan sesegera mungkin karena saat ini masih dalam perbaikan sedikit lagi. Dalam konteks Aceh harus terlebih dahulu dilakukan konsolidasi dengan Pemerintah Aceh. Sungguhpun undang-undang yang bersifat umum berlaku, dalam konteks Aceh pemerintah harus melihat bahwa Aceh punya lex spesialis atau undang-undang khusus,” katanya.

Namun apabila Pemerintah Pusat tetap bersikukuh untuk menggunakan UU Pemilu tersebut, Muhar mengatakan bahwa Pemerintah Aceh tetap menolak menggunakan undang-undang tersebut dan akan menggunakan UUPA sebagai pedoman penyelenggaraan Pilkada di Aceh. “Kita tetap menolak, tidak ada nego-nego,” tegasnya.

Advertisements

Politisi Partai Aceh ini juga menyampaikan bahwa menyikapi persoalan pencabutan dua pasal dalam UUPA ini harus diselesaikan dengan cara duduk bersama antara anggota DPR RI asal Aceh, senator Aceh, DPRA, dan Gubernur Aceh. Para pihak, katanya, tidak bisa jalan sendiri-sendiri dengan mengeluarkan berbagai komentar. “Terkait pencabutan Pasal 57 dan Pasal 60 saya pikir perlu kita lakukan evaluasi ke depan. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, konektivitas atau sinergisitas antara DPR RI dengan DPRA dan Gubernur Aceh perlu dilakukan untuk menyelamatkan marwah dari UUPA itu sendiri,” kata Ketua DPRA.

Muharuddin mengaku bahwa dicabutnya dua pasal dalam UUPAmelalui UU Pemilu akibat dari lemahnya kontrol perwakilan Aceh di Jakarta. Tetapi, yang sudah terjadi, kata Muhar, biarlah berlalu dan menjadi pelajaran untuk ke depan.

“Yang perlu kita lakukan sekarang marilah kita lakukan konsolidasi internal antara DPR RI asal Aceh, DPRA, dan Gubernur Aceh juga anggota DPD asal Aceh untuk kita buat komitmen bersama atau pernyataan bersama, apa langkah yang harus kita ambil dalam penyelamatan UUPA agar tidak dicabut lagi ke depan,” pungkasnya.

Advertisements

Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma juga menyampaikan akan memfasilitasi pertemuan bersama itu mengingat selama ini tidak ada reaksi dari Ketua Forum Bersama (Forbes), Prof Bachtiar Ali. “Kita akan coba mediasi ini termasuk kita minta masukan dari Pak Ketua (DPRA) bagaimana kita menyikapi masalah ini sebelum UU Pemilu dilembarnegarakan,” katanya.

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

77
15 shares, 77 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns