HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pengawasan Terhadap Imigran Asing Ditingkatkan di Banda Aceh

0 4

HARIANACEH.co.id — Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap orang asing di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

“Intensitas pengawasan terhadap warga negara asing atau WNA dan aktivitasnya di Banda Aceh akan kami tingkatkan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh Zulkifli di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli pada rapat tim Pengawasan Orang Asing (PORA) dan operasi bersama pengawasan orang asing di wilayah Kota Banda Aceh.

Zulkifli mengatakan, pengawasan warga negara asing tidak hanya oleh imigrasi, tetapi juga harus dilakukan lintas instansi. Apalagi sekarang ini telah diberlakukan bebas visa kepada 169 negara.

Oleh karena itu, lanjut dia, dibentuk tim Pengawasan Orang Asing atau PORA yang melibatkan sejumlah instansi terkait termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN). Pembentukan PORA ini merupakan amanat UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

Zulkifli menyebutkan, selama ini ada beberapa kasus penyalahgunaan izin oleh WNA yang ditangani Kantor Imigrasi Banda Aceh. Kasus tersebut ada yang disidangkan dan WNA dideportasi ke negara asal.

“Pengawasan orang asing ini juga akan kami sosialisasikan ke penginapan dan hotel-hotel di Banda Aceh agar mereka melaporkan setiap kegiatan WNA, sehingga kegiatan negatif dapat dicegah,” kata Zulkifli.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan, keberadaan WNA dengan berbagai aktivitas di ibu kota Provinsi Aceh tersebut perlu mendapat perhatian semua pihak.

“Namun begitu, kehadiran orang maupun investasi asing memang sangat dibutuhkan sepanjang membawa manfaat bagi pembangunan Kota Banda Aceh,” kata Wali Kota.

Di sisi lain, sebut dia, perlu menjadi perhatian terhadap potensi aktivitas ilegal yang dilakukan warga negara asing. Apalagi Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi merupakan wilayah strategis sebagai tempat tujuan maupun transit warga negara asing.

Oleh karena itu, sebut Aminullah Usman, dibutuhkan koordinasi instansi terkait dalam mengawasi kegiatan warga negara asing di Banda Aceh, sehingga tidak terjadi hal-hal yang melanggar hukum.

“Kami berharap dengan terbentuknya tim PORA ini, pengawasan warga negara asing lebih optimal, sehingga potensi pelanggaran hukum yang dilakukan WNA bisa dicegah,” kata Aminullah Usman.

Sumber:

AntaraAceh

loading...