HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Jika Perang Apokaliptik dengan AS, Rakyat Dukung Kim Jong-un

0 4

HARIANACEH.co.id, PYONGYANG — Puluhan ribu warga Korea Utara (Korut) berkumpul di Kim Il Sung Square, Pyongyang, pada hari Rabu untuk memuji pemimpin mereka Kim Jong-un yang berseteru dengan Amerika Serikat (AS). Rakyat Kim mendukung jika negara mereka harus konfrontasi apokaliptik dengan Washington.

Demo besar-besaran warga Korut itu terjadi di tengah meningkatnya ancaman rezim Kim Jong-un untuk menyerang wilayah AS di Guam dan retorika perang yang diumbar Presiden Donald Trump untuk mengekang program senjata nuklir Pyongyang.

Foto-foto demo akbar rakyat Pyongyang telah dirilis kantor berita negara, KCNA. Media itu juga merilis pernyataan pemerintah Kim yang menyebut Donald Trump sudah “kehilangan akal” dan “hanya kekuatan absolut yang dapat menimpanya”.

Tentara militer bersenjata granat dan senapan juga ambil bagian dalam demo besar di Pyongyang.

“Trump mengeluarkan banyak omong kosong tentang ‘api dan amarah’. Dialog tidak mungkin dilakukan oleh orang seperti itu yang tidak memiliki akal dan hanya kekuatan absolut yang dapat menimpanya,” tulis KCNA mengutip pernyataan pemerintah Kim Jong-un.

Slogan-slogan propaganda disuarakan warga Korut yang mendukung pemimpin muda mereka.”Ayo jadikan peluru dan bom yang dengan setia membela Pemimpin Tertinggi Kemanusiaan Kim Jong Un!” bunyi salah satu slogan yang disuarakan demonstran.

“Kami mendukung penuh pernyataan pemerintah DPRK yang dengan tegas menolak resolusi sanksi terhadap DPRK!,” bunyi slogan dari demonstran lain, seperti dilansir Daily Mirror, semalam (10/8/2017).

Kim Ki Nam, anggota Komisi Urusan Negara DPRK dan Wakil Ketua Komite Pusat Partai Buruh (WPK), ikut memberikan dukungan terhadap Kim melalui sebuah pernyataan.

”Kami akan semakin meningkatkan kekuatan untuk menghapus sumber ketidakadilan dan kejahatan saat ini karena tindakan seperti gangster AS telah mencapai puncaknya, dan dengan jelas menunjukkan nasib buruk dan menyedihkan yang mereka hadapi, DPRK harus menghadapinya,” tulis dia.

Sementara itu, Wakil Asisten Presiden Trump, Sebastian Gorka, kepada Fox Newsmengatakan bahwa menargetkan Amerika seperti halnya melakukan bunuh diri.

“Anda jangan berperang dengan Amerika, siapapun Anda, kecuali jika Anda ingin melakukan bunuh diri,” katanya.

”Kami bukan hanya negara superpower, kami adalah seorang hyperpower. Sejarah dunia belum pernah melihat sebuah negara sekuat bangsa kami yang besar,” katanya.

“Karena itu, Korea Utara perlu memahami bahwa pemerasan harus berhenti.”

Sumber:

KCNA, Daily Mirror

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time