HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pemerintah Kim Jong-un Siap dan Siaga Luncurkan Bara ke Daratan AS

AS vs Korut

0 9

HARIANACEH.co.id, PYONGYANG — Pemerintah Kim Jong-un melalui media pemerintah Korea Utara (Korut) sesumbar bahwa tentara revolusionernya sekarang siaga untuk luncurkan bara ke daratan Amerika Serikat (AS). Negara komunis itu mengklaim mampu berperang dengan Washington.

Pernyataan pemerintah Kim Jong-un itu dimunculkan dalam editorial media pemerintah pada hari Sabtu. Reaksi itu sebagai balasan atas ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap Kim Jong-un dan Korut.

”Militer Korea Utara mampu memerangi perang yang diinginkan AS, sekarang siaga untuk meluncurkan bara ke daratannya, menunggu perintah serangan terakhir,” bunyi pernyataan pemerintah Kim Jong-un, yang dikutip dari ABC News, Minggu (13/8/2017).

Ancaman Trump terhadap Trump yang disampaikan di New Jersey pada hari Jumat telah membuat Pyongyang marah. Trump dalam ancamannya mengatakan bahwa, Kim Jong-un tidak akan lolos dari apa yang telah dia lakukan.

”Jika pemerintah Trump tidak menginginkan dinasti Amerika menjemput azab tragisnya di masa jabatannya, mereka sebaiknya berbicara dan bertindak dengan baik,” kata pemerintah Korut dalam pernyataan balasan tersebut.

”Akhir-akhir ini, presiden dan sekutu lainnya dari AS menangisi ‘opsi militer’ terhadap DPRK, dengan alasan bahwa mereka ‘tidak akan mengesampingkan perang’. Sementara itu, mereka mengenalkan aset nuklir strategis yang besar ke semenanjung Korea, menertawakan latihan perang nuklir yang sembrono dan membuat situasi regional sangat tegang,” lanjut pernyataan itu.

Sementara itu, Gedung Putih mengatakan bahwa Trump telah melakukan percakapan telepon pada hari Jumat dengan Presiden China Xi Jinping. Mereka menegaskan kembali komitmen bersama terkait de-nuklirisasi di Semenanjung Korea.

Presiden Trump kembali menyampaikan rasa hormatnya kepada Presiden Xi Jinping atas dukungan Beijing dalam voting di Dewan Keamanan PBB untuk penjatuhan sanksi terhadap rezim Kim Jong-un.

Gedung Putih mengatakan bahwa Trump berharap bisa bertemu dengan Xi pada akhir tahun ini di China.

Selama percakapan telepon dengan Trump, Presiden Xi mendesak Korut untuk meruntuhkan retorika perangnya.

”Saat ini, pihak-pihak terkait harus menahan diri dan menghindari kata-kata dan perbuatan yang akan memperparah ketegangan di Semenanjung Korea,” kata Xi, seperti dikutip Fox News.

Sumber:

ABC News, Fox News

loading...