Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Aparatur Gampong Minta Aparat Hukum Audit Dana Desa Gelanggang Gajah

HARIANACEH.co.id, Blangpidie – Aparatur Gampong Gelanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, menyurati Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim agar menurunkan tim audit dana desa setempat, karena, pengunaannya diduga menyimpang dan tidak sesuai dengan mekanisme peraturan yang berlaku.
Surat permintaan audit dana desa Gampong Gelanggang Gajah yang ditanda tangani oleh 12 aparatur Gampong tersebut, diterima wartawan Harian Aceh Indonesia, dari salah seorang warga Gampong Gelanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, melalui WhatsApp, Selasa (19/09/2017).
Surat tertanggal 09 September 2017 yang ditujukan kepada Bupati Abdya dan diteken oleh Ketua dan Anggota Tuha Peut, Anggota Tuha Lapan, Bendahara Gampong, Kepala Dusun, TPK, Sekretaris Desa, Ketua Pemuda dan Tokoh Masyarakat Gampong Gelanggang Gajah tersebut berbunyi.
“Dengan ini kami sampaikan yang mana kami sebagai aparatur Gampong Gelanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee kabupaten Abdya menyatakan bahwa, telah terjadi penyelewengan dana Gampong Gelanggang Gajah yang dilakukan oleh Keuchik Gampong Gelanggang Gajah sebagai berikut,”
“Dana desa dikelola oleh Keuchik Gampong Gelanggang Gajah sendiri mulai dari tahun 2015 sampai penarikan tahap pertama tahun 2017. Segala kegiatan ditangani oleh keuchik sendiri tanpa ada kesepakatan aparatur Gampong,”
“Semua aparatur Gampong Gelanggang Gajah tidak dipungsikan sama sekali dalam pengelolaan dana Gampong. Penarikan dana Gampong dilakukan dalam skala besar (hampir sekaligus dalam setiap tahapan ) tidak sesuai dengan kebutuhan,”
“Bendahara Desa tidak pernah memegang uang dana Gampong Gelanggang Gajah, namun, dipegang oleh keuchik sendiri setelah penarikan di bank. Penerimaan gaji Keuchik diterima secara ganda (dari PNS dan dana Gampong). Papan informasi Gampong (baliho) tidak dipasangkan hingga saat ini. Dana pemberdayaan masyarakat tidak pernah di salurkan,”
“kami aparatur Gampong Gelanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya memohon kepada intansi terkait dapat mengaudit dan keterangan kami sesuai dengan Undang-Undang dan peraturan yang berlaku,” demikian bunyi surat tersebut.
Bendahara Gampong Gelanggang Gajah, Juaitri, saat dikompirmasi wartawan, Rabu (20/9) membenarkan surat tersebut ditanda tangani oleh 12 aparatur gampong Gelanggang Gajah dan sudah disampaikan kepada Pemkab Abdya termasuk tembusannya di sampaikan pada Polres Abdya dan Kejaksaan Negeri Abdya, Inspektorat dan Camat Kuala Batee.
“Betul surat itu, dana desa dikelola semua oleh Keuchik. Saya sebagai bendahara desa tidak pernah pegang uang itu. Saya hanya teken cek saja waktu penarikan. Pekerjaannya ada dilakukan, tapi musyawarahnya kadang ada terkadang tidak ada, uang di tarik langsung dikerjakan,”katanya
Camat Kecamatan Kuala Batee, Yusan Sulaidi, saat dikompirmasi wartawan juga mengaku telah menerima surat  permintaan audit dana desa Gelanggang Gajah yang disampaikan oleh aparatur Gampong tersebut sekitar lima hari yang lalu.
“Kita sudah terima surat itu dan sudah koordinasikan dengan pihak orang Inspektorat secara lisan. Mereka akan turun ke Desa Gelangang Gajah untuk melakukan audit dana desa sebagaimana permintaan aparatur gampong itu,”katanya singkat.

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya