Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Team Cyber Polda Aceh di Desak Untuk Menangkap Pelaku Penipuan Online

HARIANACEH.co.id – Pengamat Politik Hukum Aceh, Erlanda Juliansyah Putra mendesak Polda Aceh untuk mengungkap modus penipuan yang selama ini terjadi di dunia maya, menurut erlanda persoalan ini sudah sangat tidak wajar dan berada dalam tingkat yang sangat berbahaya bila tidak ditanggulangi.

Selama ini public kita sering mendapatkan sms yang berisi tentang permintaan transfer ke Rekening pribadi atas nama si pulan yang masuk secara tiba tiba “nanti kirimnya ke Rek Bank ini saja ya, atas nama bapak pulan dan Ibu Pulen,” sudah barang tentu modus ini sangat mudah mengelabui para korban. Korban yang baru saja menyepakati transaksi tentu akan terkecoh dengan sms ini sehingga tidak tertutup kemungkinan yang bersangkutan bisa saja menjadi korban penipuan.

Belum lagi dengan modus memanfaatkan foto korban di media social dengan meminta pulsa dengan alasan pulsa yang bersangkutan habis juga sudah sangat lumrah terjadi di media social kita terutama bagi para pengguna facebook dan twitter yang sangat sering menemukan hal ini.

Padahal disatu sisi perbuatan pelaku tersebut jelas-jelas telah mencatut nama baik seseorang dimedia social dan sangat merugikan nama orang lain yang menjadi korbannya, sehingga harus segera diungkapkan.

Ditambah lagi dengan berbagai modus yang sangat konvensional dengan meminta pulsa dan transferan uang dengan memanfaatkan nomor telfon yang diperoleh secara acak dengan maksud menipu korban dengan alasan anak korban kecelakaan atau ditangkap karena narkoba juga sudah sangat sering didapatkan oleh masyarakat kita, bahkan menurut saya tidak tertutup kemungkinan bisa  saja persoalan ini juga pernah menimpa para keluarga dari pak polisi itu sendiri.

Untuk itu menurut saya persoalan modus operandi kejahatan cyber ini harus segera diselesaikan oleh team cyber polda aceh sehingga public dapat merasa nyaman dan aman dalam menggunakan media sosial selama ini.

Walaupun memang disatu sisi, tidak dapat kita pungkiri bahwa terkait penipuan online ini sesungguhnya haruslah bersifat delik aduan dari korban terlebih dahulu, namun untuk mencegah semakin meluasnya kasus dan modus ini  tidak ada salahnya team cyber juga bisa melakukan tugasnya sebagai pengayom dari masyarakat untuk menuntaskan kasus ini, agar tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan, ujarnya.

 

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya