Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Tahanan di Abdya Kabur Saat di Periksa Jaksa

HARIANACEH.coid, BLANGPIDIE — Tersangka kasus narkoba yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil kabur dari jendela saat sedang diperiksa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di ruang Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha.

Kasidatun Kejari Abdya, Darma Mustika, yang dihubungi wartawan Sabtu (06/01/2018) di Blangpidie mengatakan, tersangka kasus narkoba kabur kearah hutan dibelakang kantor Kejari Abdya setelah berhasil memecahkan kaca jendela.

“Saat kita lakukan pemeriksaan tahap dua itu, tiba-tiba dia berhasil melarikan diri dengan memecahkan kaca jendela dengan kepalanya dan langsung menuju hutan meski banyak staf dan petugas saat itu,” tuturnya.

Tambahnya, Tersangka Narkoba yang kabur pada Jum’at (05/01/2018) bernama Diki Juliari bin Adnan (22) merupakan warga gampong Barat Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, yang tersandung kasus narkoba akhir tahun 2017 lalu.

“Kejadiannya sekira jam 12.00 WIB, Tersangka sebelumnya berhasil dibekuk oleh pihak Kepolisian pada tanggal 15 Oktober 2017 dalam kasus narkoba jenis ganja seberat 3,26 gram,” ujar Darma.

Darma mengatakan, sebelum tersangka berhasil memecahkan jendela, dirinya sempat mencegah agar tersangka tidak bisa kabur, namun hal itu tidak berhasil.

“Saya sempat menarik pelaku saat akan mencoba melarikan diri lewat jendela setelah dipecahkan dengan kepalanya. Namun tidak berhasil termasuk tangan saya juga ikut terluka kena pecahan kaca,” jelas Kasi Datun Kajari Abdya.

Lanjut Darma, saat tersangka melarikan diri, pihak petugas bergegas melakukan pengejaran dengan melepaskan tembakan, namun tersangka dengan nekat kabur ke arah hutan.

“Karena tersangka kabur setelah dilimpahkan ke Kejari kita akan tetap memburu bersama dengan pihak kepolisian,” demikan tutupnya. (HAI/Julida)

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya