Universitas Syiah Kuala Jemput Mahasiswa KKN di Pidie

1 min


60
34 shares, 60 poin
Unsyiah Jemput Mahasiswa Unsyiah yang KKN di Pidie
Universitas Syiah Kuala melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), melakukan penjemputan kembali sebanyak 1.280 mahasiswanya yang telah sebulan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pidie (Jumat, 9/2). FOTO/Humas Unsyiah

HARIANACEH.co.id — Universitas Syiah Kuala melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), melakukan penjemputan kembali sebanyak 1.280 mahasiswanya yang telah sebulan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pidie (Jumat, 9/2).

Untuk diketahui, Mahasiswa Unsyiah telah melakukan KKN sejak 8 Januari – 9 Februari 2018. Mereka tersebar di sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Pidie yaitu Delima, Sakti, Keumala, Titue, Mila, Tiro, Tangse, Mane dan Geumpang. Penjemputan ini dilaksanakan di setiap kecamatan tersebut dan turut dihadiri perangkat Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat.

Koordinator KKN Unsyiah untuk Kecamatan Sakti Dr. Vivi Silvia, S.E.M.Si menjelaskan, penjemputan ini menandakan bahwa kegiatan KKN telah berakhir khususnya bagi mahasiswa reguler, sementara bagi mahasiswa yang mengikuti program KKN terintgrasi dan Program Pengalaman Lapangan (PPL) masih berlanjut.

“Khusus mahasiswa reguler sudah bisa kembali, tapi  untuk mahasiswa integrasi dan PPL kami mohon kesabarannya untuk melanjutkan kegiatannya hingga sebulan lagi sampai tanggal 10 maret 2018,” ujar Vivi yang juga merangkap sebagai Dosen Pembimbing Lapangan.

Vivi juga menjelaskan, selama KKN mahasiswa diwajibkan melaksanakan beberapa program wajib yaitu program penunjang, tambahan (mitra), serta program khusus yang melibatkan masyarakat seperti gotong royong.

Advertisements

“Mungkin selama ini gotong royong sudah memudar tapi kini kita coba galakkan lagi melalui pogram yang mereka laksanakan,” ujarnya.

Selain itu, Vivi juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Muspika setempat jika selama pelaksanaan KKN mungkin ada prilaku ataupun sikap dari mahasiswa yang kurang berkenan di hati.

Perwakilan Kecamatan Sakti Jalauddin SE mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi setiap program yang telah dilaksanakan mahasiswa Unsyiah selama KKN, khususnya di Kecamatan Sakti. Namun ia meminta mahasiswa harap maklum, jika menemukan banyak hal yang kurang berkenan selama berinteraksi dengan masyarakat  Gampong.

“Saya mohon maaf dan harap maklumlah, Sebab SDM di Gampung juga  terbatas,” katanya.

Advertisements

Oleh sebab itu, Jalauddin pun berharap semua pengalaman mahasiswa Unsyiah selama KKN baik positif maupun negatif, harus menjadi bekal atau pelajaran bagi mahasiswa Unsyiah di masa depan.

“Semua yang adik-adik temukan selama tinggal di Gampong, mudah-mudahan menjadi pembelajaran bagi kalian untuk menjadi bekal sebagai pemimpin. Sebab di tangan kalianlah masa depan ini nantinya,” ujarnya.[]

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

60
34 shares, 60 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns