Peninggalan Para Nabi yang Masih Misteri, Indonesia Salah Satunya

3 min


72
44 shares, 72 poin
Peninggalan Para Nabi yang Masih Misteri
Peninggalan Para Nabi yang Masih Misteri, di antaranya Candi Borobudur yang diduga istananya Nabi Sulaiman (kiri) dan Telapak Nabi Adam yang berada di Sri Lanka. FOTO/Litbang HAI

HARIANACEH.co.id — Para nabi dan rasul diutus untuk suatu ummat tertentu di beberapa tempat di muka bumi ini. Tujuan dari hal ini tak lain adalah untuk menyempurnakan akidah dan moral para ummatnya, menunjukkan jalan yang benar dan menyebarluaskan agama samawi.

Faktanya ketika para nabi tersebut meninggal, beberapa temuan ilmuwan kadang mengungkap bahwa para nabi meninggalkan jejak sejarah melalui barang-barang yag ditemukan.

Tapi, mengenai kebenaran tersebut juga masih menjadi misteri, bahkan kadang masih ada saja pihak yang meragukan. Di antara sejumlah temuan yang sudah diteliti tapi masih belum tahu kebenarannya adalah jejak peninggalan berikut-berikut ini:

Candi Borobudur

Candi Borobudur
Candi Borobudur. FOTO/Istimewa

Ketika membaca kalimat di atas, mungkin kamu akan sedikit kaget, apakah benar nabi Sulaiman diturunkan di Indonesia? Mari kita lihat sebuah fakta sejarah yang sudah ditemukan oleh matematikawan Islam, KH Fahmi Basya selama 35 tahun.

Fahmi menyebutkan bahwa nama Nabi Sulaiman sendiri sudah menunjukkan seperti nama orang Jawa yang kebanyakan diawali oleh ‘Su’, dari 25 Nabi hanya Sulaiman saja yang berawalan Su. Selain itu, negeri Saba seperti yang disebut dalam Al-Quran ada di Indonesia, yakni Wonosobo.

Advertisements

Mengenai relief Borobudur sendiri, ada banyak simbol yang menyerupai kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis, selain itu ada patung yang tak sempat selesai karena Nabi Sulaiman meninggal dunia, hal tersebut juga dapat kamu jumpai di candi Borobudur.

Mengenai istana Balqis yang dipindahkan Jin adalah Candi Ratu Boko yang berjarak 36 KM dari Borobudur.

Terbukti dengan ditemukannya puing-puing yang sebagian masih tertinggal serta surat Nabi Sulaiman untuk Balqis di kolam candi tersebut. Mengenai benar atau tidaknya, wallahua’lam.

Tapak Kaki Nabi Adam

Telapak Kaki Nabi Adam Alaihissalam
Telapak Kaki Nabi Adam Alaihissalam. FOTO/Google Images

Nabi Adam adalah Nabi yang pertama diturunkan ke bumi. Ada banyak sekali ilmuwan yang meyakini bahwa nabi yang pertama ini diturunkan di Sri Lanka. Hal ini dengan adanya bukti peninggalan telapak kaki berukuran besar yang ada di Gunung Sripada yang disebut Adam Peak.

Advertisements

Bukan hanya di Sri Lanka saja, di bagian Afrika Selatan tepatnya di kota Mplauzi juga ditemukan telapak kaki manusia yang panjangnya 4 feet (121, 92 cm).

Menurut para ahli jejak kaki ini sudah berumur 251 juta tahun lalu atau lebih tepatnya ada para era Mesozoikum.

Bukan hanya tapak kaki, kisah pertemuan Nabi Adam dan Hawwa juga tertinggal di bukit Jabal Rahmah, atau bukit jodoh. Konon katanya kalau saat berada di bukit ini, permintaan tentang jodoh akan lebih cepat dikabulkan.

Reruntuhan Bab-Edh-Dhra dan Laut Mati

Reruntuhan Bab-Edh-Dhra dan Laut Mati Bekas Jejak Nabi Luth dan Ummatnya
Reruntuhan Bab-Edh-Dhra dan Laut Mati Bekas Jejak Nabi Luth dan Ummatnya. FOTO/Google Images

Cerita tentang kaum Nabi Luth –Bangsa Sodom– yang terkenal dengan moral yang bobrok, suka mencuri, serta berhubungan dengan sesama jenis sudah jelas termaktub dalam Al-Quran. Setidaknya bangsa itu kini muncul lagi di dunia dengan sebutan LGBT.

Karena sederet maksiat itulah negeri Sodom dijungkirbalik dan dibinasakan, hingga sekarang kawasan yang katanya ada di Yordania ini menjadi bukti jejak sejarah.

Reruntuhan yang disebut sebagai Bab-Edh- Dhra tampak sekali seperti kota yang diporak-porandakan, fakta tersebut diyakini ilmuwan adalah negeri yang dihancurkan.

Selain itu, menurut Warner Kaller Laut Mati atau Danau Luth terletak di puncak suatu kawasan seismik aktif, di mana bagian dangkalnya dihasilkan karena gempa bumi yang dahsyat melanda kota Sodom dan Gomorah. Yah, begitulah kaum Sodom ini dibinasakan, sampai ke akar-akarnya.

Peninggalan Nabi Musa dan Kereta Kuda Fira’un

Peninggalan Nabi Musa dan Kereta Kuda Fira’un di Laut Merah
Peninggalan Nabi Musa dan Kereta Kuda Fira’un di Laut Merah. FOTO/Boobastis

Kisah nabi Musa dan ummatnya yang dikejar Fira’un dan bala tentaranya adalah salah satu kisah tersohor yang pastinya diketahui oleh semua orang. Ternyata ketika mengejar Nabi Musa, Fira’un menggunakan kereta kuda.

Pada tahun 1998 lalu, seorang ilmuwan bernama Ron Wyatt mengklaim dirinya dan tim telah menemukan bangkai kereta kuno di dasar laut merah, yang diyakini kereta tersebut adalah milik Fira’un yang ditenggelamkan.

Temuan ini semakin diperkuat dengan beberapa kerangka tulang kuda dan manusia di tempat yang sama, belum lagi kereta yang sudah tertutup batu karang tersebut lengkap dengan 4 buah roda yang terbuat dari emas.

Kerangka tersebut diujikan di Stockholm University dan telah berusia sekitar 3500 tahun, di mana menurut sejarah kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama. Bagaimana menurut teman-teman semua?

Keempat peninggalan tersebut hanyalah sebagian kecil dari semua peninggalan yang ada dan ditemukan oleh para ilmuwan. Mengenai kebenarannya valid atau tidak, kadang masih ada pihak yang menyangkal hal tersebut.

Tugas kita adalah kembali kepada Al-Quran, bagaimana kisah mereka berjuang dan diutus untuk suatu kaum, selebihnya mau percaya atau tidak pada fakta sejarah kembali pada diri masing-masing.[]

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

72
44 shares, 72 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns