Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Alhamdulillah, Pembangunan Jembatan Gantung Pante Kala di Abdya Segera Terwujud

HARIANACEH.co.id, BLANGPIDIE – Rasa syukur sekaligus disambut dengan kegembiraan terdengar jelas dari lisan Said Nazli warga Gelanggang Gaja, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) saat dihubungi HARIANACEH.co.id. Maklum, jembatan penghubung antar desa yang menjadi impian mereka disana, bakal terwujud pembangunannya di Tahun ini.

“Kami masyarakat desa sangat bersyukur jika pembangunan jembatan gantung terealisasi tahun ini. Pembangunan jembatan Pante Kala itu sudah lama sekali kami dambakan. Alhamdulillah, baru sekarang terealisasi,” demikian kata Said Nazli selaku Sekretaris Desa Geulanggang Gajah.

Advertisement

Advertisement

Keberhasilan untuk menaklukkan ‘hati’ Pemerintah Pusat, agar anggaran bisa mengalir ke Abdya, ternyata tidak semudah menuangkan air kedalam gelas, tetapi untuk membangun sarana tersebut dibutuhkan waktu dan proses panjang. Kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Rahwadi kepada HARIAN ACEH Senin (5/3/2018) di Blangpidie.

Namun, sambung Rahwadi upaya lobi yang dilakukan pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) untuk mengait perhatian pemerintah pusat, ternyata tidak sia-sia, Alhasil, melalui usulan Bupati Abdya, Anggaran sebesar Rp 2 miliyar mampu mengallir ke Daerah untuk membangun sarana jembatan gantung Pante Kala yang menghubungkan antar desa disana.

Bukan tanpa sebab, Jembatan terletak di Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Abdya dengan panjangnya diperkirakan  80 meter kondisinya sudah rusak parah karena dimakan usia, sehingga melalui usulan Bupati Abdya, Dinas PUPR setempat mengusulkan ke pusat.

“Alhamdulillah tahun ini sudah diakomodir. Jadi, pihak Kementerian PUPR dalam waktu dekat segera membangun jembatan itu. Setelah pembangunan, dan proses hibah selesai, baru jembatan itu menjadi tanggungjawab pemerintah daerah dalam pemeliharaan,” ujar kadis PUPR Abdya.

Rahwadi menjelaskan, jembatan gantung yang menghubungkan antara Desa Geulanggang Gajah, Kuala Batee dengan Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot tersebut dibangun oleh pihak Kementerian PUPR berdasarkan.

Dia berharap, jembatan gantung Pante Kala yang segera dibangun oleh pemerintah tingkat pusat melalui Kementerian PUPR dengan jumlah anggaran sekitar Rp2 miliar tersebut nantinya bisa dilalui kenderaan roda dua, becak, dan bahkan mobil pick up berukuran kecil.

Dengan demikian sambung Kadis PUPR Abdya, tentu geliat ekonomi, pendidikan, dan kegiatan harian masyarakat antar desa akan menjadi lancar,seperti yang diharapkan,” demikian Rahwadi.[]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya