Tim WFQR I Tangkap Kapal Penyeledupan Barang Ilegal dan Ayam Jago dari Thailand

Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) I Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe, berhasil menangkap kapal yang memuat barang ilegal dari Pelabuhan Satun Thailand.2 min


86
1 comment, 40 shares, 86 poin
Tim WFQR I Tangkap Kapal Penyeledupan Barang Ilegal dan Ayam Jago dari Thailand
Palaksa Lanal Lhokseumawe Letkol Laut (P) Ade Prasetia memperlihatkan barang bukti berupa Pakan Ayam, Obat Ayam, Pakaian Testil hasil seledupan dari Thailand kepada Danlanal Lhokseumawe Letkol Laut (P) Muhammad Sjamsul Rizal didampingi Bea Cukai Lhokseumawe Suparyanto, Kepala stasiun karantina pertanian kelas I Banda Aceh drh.Ibrahim Thailand di Pelabuhan Krueng Geukueh, Senin (5/3/2018). Dalam kasus tersebut KAL Bireuen milik TNI AL Lanal Lhokseumawe menangkap KM.Jaya Abadi I, 5 ABK asal Aceh Tamiang, Pakaian Testil 8 Ton, Pakan Ayam dan Obat Ayam 2 Ton di Perairan Aceh Tamiang.

HARIANACEH.co.id, Aceh Utara – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) I Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe, berhasil menangkap kapal yang memuat barang ilegal dari Pelabuhan Satun Thailand.

Tim WFQR 1 Lanal merupakan jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireuen II-1-63 Lanal Lhokseumawe dengan Komandan KAL (Dankal) Lettu Laut (P) Yulianto, Sabtu (3/3/2018) menangkap KM Jaya Abadi I di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Perairan Aceh Tamiang pada koordinat 4° 37′ 406” U – 098° 38′ 077” T bersama lima anak buah kapal (ABK).

Penangkapan kapal motor itu, berawal saat KAL Bireun yang sedang melaksanakan patroli laut di sekitar perairan Aceh Tamiang, melihat sebuah kapal kargo kayu yang melakukan gerakan mencurigakan.

Advertisements

“KAL Bireuen langsung melakukan pemeriksaan dan mendekati kapal motor tersebut sekaligus menghentikannya,” kata Komandan Pangkalan TNI AL Lhokseumawe Letkol Laut (P) Muhammad Sjamsul Rizal saat konferensi pers di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Senin kemarin (5/3/2018).

Lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan didalam kapal kargo kayu tersebut, membawa sejumlah barang muatan 210 ekor ayam jago aduan dalam sangkar, pakan ayam dan obat-obatan ayam sebanyak 2 ton serta pakaian jadi (tekstil) sebanyak 8 ton dari Thailand.

Dalanal Lhokseumawe Letkol Laut (P) Muhammad Sjamsul Rizal didampingi Bea Cukai Lhokseumawe Suparyanto
Dalanal Lhokseumawe Letkol Laut (P) Muhammad Sjamsul Rizal didampingi Bea Cukai Lhokseumawe Suparyanto dan Kepala stasiun karantina pertanian kelas I Banda Aceh drh.Ibrahim memperlihatkan barang bukti Ayam Jago Thailand yang diseledupkan sebanyak 210 ekor di Kantor Karantina Pertanian, Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Senin (5/3/2018). FOTO/HAI/Rahmat Mirza

Kapal kayu yang memiliki tonase GT. 35 QQd No. 331 tersebut, dinahkodai oleh M. Nur warga Aceh Tamiang. Sedangkan mengenai dokumen kapal berikut barangnya tidak ada.

Advertisements

Ia menjelaskan, bahwa KM Jaya Abadi I, dengan kepemilikan Zuliansir itu, berlayar tanpa dilengkapi dokumen yang sah diantaranya Surat persetujuan berlayar, Data Manifest Barang, Surat Ijin dari karantina hewan, Surat Ijin Kepabean, Surat Ijin Expor Impor Barang Muatan dan Daftar Awak Kapal/ Crew List tidak sesuai serta Sertifikat Kelaikan Kapal.

Dalam crew list enam orang akan tetapi yang ada hanya lima orang. Sedangkan surat persetujuan berlayar dan juga sertifikat kelaikan kapal, keduanya nihil.

Terkait pelanggaran yang dilakukan oleh kapal dimaksud, maka pihaknya berkordinasi dengan pihak terkait lainnya seperti bea cukai dan juga pihak karantina pelabuhan untuk proses hukum lebih lanjut. Sedangkan kapal dan sejumlah barang buktinya tersebut saat ini berada di Dermaga Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, dibawah pengawasan Lanal Lhokseumawe.

Advertisements

Sementara untuk nakhoda dan ABK Kapal Jaya Abadi I, sedang dilakukan pemeriksaan di Mako Pomal Lanal Lhokseumawe. Sedangkan ayam ditempatkan di Kantor Karantina Pertanian Pelabuhan Krueng Geukueh.

Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) I Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe
Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) I Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe, berhasil menangkap kapal yang memuat barang ilegal dari Pelabuhan Satun Thailand. FOTO/HAI/Rahmat Mirza

Kepala Bea Cukai Lhokseumawe Suparyanto, mengapresiasi Lanal Lhokseumawe terhadap pengagalan penyelundupan barang dan hewan dari luar negeri tersebut.

“Karena selain dapat merugikan negara dari segi pendapatan bea masuk juga berbahaya karena belum melalui proses pengujian dan juga izin edar. Apalagi terkait dengan obat-obatan ayam,” pungkas Suparyanto. []

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

86
1 comment, 40 shares, 86 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns