.

BNN Langsa Gandeng Awak Media Perangi Narkoba

1 min


52
34 shares, 52 poin

HARIANACEH.co.id, Langsa — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa melakukan sosialisasi bertajuk Forum Komunikasi Anti Narkoba Berbasis Media, di Cafe Dapu Kupi, Kota Langsa, Kamis (15/3/2018).

Dalam kegiatan yang mengusung tema
peran awak media, netizen atau bologger sebagai endorser yang menggiring opini masyarakat untuk menolak narkoba, tersebut. Menyuguhkan dua orang narasumber, yakni Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Navri Yuleny dan praktisi media, Agusni AH.

AKBP Navri Yuleny mengawali materinya menyampaikan, berdasarkan data yang dihimpun lembaga anti narkoba itu, sedikitnya 250 ton narkoba masuk ke Indonesia dari Tiongkok.

Menurutnya, jumlah yang begitu besar tersebut disuplai secara ilegal melalui berbagai cara, termasuk dermaga “tikus”
yang terdapat disejumlah kawasan nusantara, termasuk Aceh.

Karenanya, ia mengajak segenap komponen masyarakat termasuk awak media untuk dapat memberikan penyuluhan kepada generasi bangsa tentang bahaya narkoba tersebut.

“Sasaran peredaran narkoba merambah semua lini usia. Paling tinggi persentasenya adalah pekerja usia produktif dan mahasiswa. Ini menjadi perhatian kita bersama,” tutur mantan Kabag Bina Mitra Polres Langsa itu.

Upaya pencegahan, katanya, harus diawali dari masyarakat sebagai target penjualan narkoba berbagai jenis tersebut. Bila generasi muda sudah paham bahaya narkoba, maka produsen barang haram itu akan kian tergerus.

Pun demikian, diakui Navri, pekerjaan memerangi narkoba tidaklah semudah membalik telapak tangan. Dibutuhkan keuletan, komitmen dan kesiapan mental yang mumpuni dari segenap punggawa BNN.

Sementara, Agusni AH mengemukakan, narkoba bisa masuk dalam semua kalangan dan tidak tak terbatas, tidak memandang tempat dan usia namun dengan kesempatan yang ada fasilitas yang tersedia menjadikan seseorang terjerumus ke dalam norkoba.

kemudian, ia menjelaskan terkait teknik pemanfaatan media dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

“”Peran media ini sangat penting untuk memberikan informasi secara lebih lengkap dan terperinci akan bahayanya narkotika terhadap masyarakat,” tukas Agusni.

Lanjunya lagi, narkoba bagaikan iblis dan setan, yang senantiasa merayu-rayu umat manusia lewat berbagai cara tak terkecuali anak-anak usia dini, remaja bahkan para orangtua.

Kata Agusni, iblis dan setan akan terus menggoyahkan umat manusia lewat aliran darah dan terus berenang-renang di dalamnya.

Agusni mengharapkan, agar media untuk mendukung BNN dalam pemberitaan terkait dalam membuat berita dan penyampaikan informasi agar masyarakat memahami tentang bahayanya narkoba, demikian papar wartawan senior itu.

“Memanfaatkan peran media dapat melakukan pencegahan dan melalui pemberitaan narkoba, penyampaian informasi, menyajikan terkait ragam jenis dan membangun opini serta saling tukar informasi terkait penggunaan narkoba.

“Kita hadir untuk mencegah narkoba, bukan datang sebagai pengguna,” demikian tutup Agusni AH. (Her)

0/5 (0 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Gif
GIF format