Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Seminar Ormas Islam Desak Segera Usir Ekstrimis Wahabi

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh – Aliansi Ormas Islam se-Aceh mengelar Seminar mengenali Wahabi Ekstrimis dan upaya menanggulangi pengaruhnya, acara tersebut berlangsung di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Selasa (03/04/2018). Acara ini turut juga dihadiri Ulama Aswaja dari Nusantara, yaitu Ust Sofyan Tsauri, Ibnu Qalami, KH Muhammad Idrus Ramli Jember dan Ustad Reza Prima Matondang Bogor.

Ust Sofyan Tsauri, Ibnu Qalami, merupakan mantan teroris Jalin, mantan anggota Jaringan Jama’ah Islamiyah, mantan anggota tauhid wal jihad dan mantan personil pembangunan kamp pelatihan militer untuk tanzhiem Aceh Al Qaeda Aceh.

Advertisement

Advertisement

Sementara itu, KH Muhammad Idrus Ramli Jember  adalah dewan pakar Nahdhatul Ulama dan Ustad Reza Prima Matondang, Ulama Asawaja dari Bogor.

Musatafa Husen Woyla melalui relisnya keapada HARIANACEH.co.id mengatakan bahwa seminar tersebut digelar untuk mengenali Wahabi ekstrimis yang menjadi cikal bakal lahirnya embrio teroris di dunia.

“Berikan salam islam kepada mereka. Pasti mereka tidak akan menjawab, Pun jika dijawab mereka akan menjawab dengan “summun ‘alaik” (celaka engkau),” ungkap Mustafa Husen.

Mustafa Husen yang juga moderator pada seminar itu menambahkan bahwa ciri-ciri mereka adalah mudah mengkafirkan sesama muslim, sehingga pada sesuatu yang bukan dosa pun mereka masih mengganggap  muslim lain kafir seperti orang melakukan amalan istighasah, tawashul  dan cinta ziarah kubur.

Acara tersebut diinisiasi oleh Aliansi Ormas Islam Aceh bekerjasama dengan Majelis Zikir Zawiyah Nurun Nabi An-Naqsyabandi dan Yayasan Jalin Perdamaian, demikian ungkap Mustafa Husen.

Sementara itu, Ketua pelaksana, Tgk Marwan Yusuf mewakili tiga belas Ormas Islam Aceh, menyatakan hal yang sama. Katanya, berdasarkan kajian yang mendalam dari ketiga pakar di bidangnya sejalan dengan fatwa MPU Aceh nomor 9 tahun 2014 tentang pemikiran, pengamalan dan penyiaran agama Islam di Aceh.

“Dalam fatwa MPU itu disebutkan, bahwa sudah wajib ditutup semua ajaran Wahabi yang mempunyai benih ekstrimisme diseluruh Kabupaten/Kota Aceh,” harapnya.

Seminar itu juga dihadiri ribuan jamaah dari santri, mahasiswa dan masyarakat umum. Hadir juga sejumlah pejabat antara lain Pangdam Iskandar Muda yang diwakili Kolonel Infrantri Fajar Nugraha, pejabat Biro Isra Aceh, pejabat dinas syariat Islam dan sejumlah dinas lainnya.[]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya