.

Yayasan Geutanyoe Desak Negara-Negara Asean Serukan Penghentian Penganiayaan Etnis Rohingya

1 min


99
116 shares, 99 poin

LANGSA – Yayasan Geutanyoe meminta kepada negara-negara Asean untuk mengeluarkan seruan penghentian kelanjutan kekekaras terhadap etnis Rohingya, yayasan geutanyoe kuatir datangya musim hujan di Banglades akan semakin banyak kapal-kapal Rohingya yang berlari mencari selamat.

“Sejak hari Minggu lalu Yayasan Geutanyoe telah melakukan lobi dan komunikasi dengan Putrajaya di Malaysia agar melakukan search and rescue untuk menampung pelarian Rohingya, karena ada kapal sudah tiga minggu terapung dilautan,” Kata Lilianne Fan, Direktur Internasional Yayasan Geutanyoe, melalui rilis yang dikirim Sabtu, 7 April 2018.

Yayasan Geutanyo mendesak Negara-negara Aseamn setelah Nelayan Aceh kembali menunjukkan aksi menyelamatkan sampan  yang bermuatan  5 orang pengungsi Rohingya di lautan lepas berjarak sekitar 176 Mil dari Kuala Idi, Senin malam, 2 April 2018 dan sampai ke  daratan Aceh Timur pada Jumat, 6 April 2018. Kelima pengungsi 2 laki-laki, 2 wanita dan 1 anak.

Yayasan Geutanyoe sendiri mengaku sejak awal mengetahui keberadaan sampan, sehingga dilakukan pemantauan dan mendampingi nelayan Aceh untuk berkoordinasi dengan otoritas Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa.

Yayasan Geutanyoe juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Pemerintah Kota Langsa, terutama sekali Nelayan Aceh (KM. Karunia King), Panglima Laot dan masyarakat Aceh Timur yang sudah menunjukkan aksi kemanusiaan. Apresiasi Juga disampaian kepada Pemerintah Malaysia yang telah bersedia memberikan izin mendarat dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada boat Rohingya yang terdampar di perairan Langkawi.

 

Untuk itu, Yayasan Geutanyoe mendesak Negara-negara Asean sebagai berikut:

  1. Mendesak semua Negara-negara ASEAN untuk menyerukan penghentian penganiayaan terhadap etnis Rohingya dan mendesak adanya resolusi berkelanjutan dalam krisis Rohingya.
  2. Mendesak Pemerintah Daerah dan semua pemangku kepentingan agar membuat persiapan dalam pencarian, penyelamatan, pendaratan dan perlindungan kepada Pengungsi Rohingya.
  3. Mendesak Negara-Negara ASEAN untuk mulai membuat kebijakan regional sesuai dengan standar International & Global Compact on Refugee.

Yayasan Geutanyoe memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Pemerintah Kota Langsa, terutama sekali Nelayan Aceh (KM. Karunia King), Panglima Laot dan masyarakat Aceh Timur yang sudah menunjukkan aksi kemanusiaan yang sangat luar biasa. Apresiasi kami juga kepada Pemerintah Malaysia yang telah bersedia memberikan izin mendarat dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada boat Rohingya yang terdampar di perairan Langkawi.

0/5 (0 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Marah
10
Marah
Suka Suka
13
Suka
Takjub Takjub
12
Takjub
Kaget Kaget
10
Kaget
Takut Takut
9
Takut
Lucu Lucu
8
Lucu
Sedih Sedih
5
Sedih
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Gif
GIF format