Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

7 Harapan Dari Silaturrahmi Alam Di Blang Ulam

HARIANACEH.co.id – Dusun Leubok Desa Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar didapuk menjadi Gampong Binaan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Gampong yang yang terletak di lintasan Laweung-Krueng Raya ini terbilang eksotik. Meski memiliki pantai yang menawan, masyarakat sekitar yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan konon sulit untuk bekerja.

Ketiadaan dan minim sarana menjadi alasan sebagian kecil penduduk setempat. “Hana ngon peu leu ta meulaot.” Keluh Apa Din yang mengaku berprofesi sebagai nelayan.

Sepertinya, pesona pantai Blang Ulam tak lantas membuat gampong tersebut bebas dari infrastruktur jalan yang memadai. Buruknya sanitasi kian terakumulasinya keresahan warga. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar begitu dinanti.

Gayung pun bersambut. Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali memenuhi undangan Dekanan Fakultas Hukum Unsyiah.

Tak hanya mahasiswa dan sivitas akademika, aparatur Polri dan TNI pun turut ambil bagian dalam hajatan sosial selama tiga hari itu.

Berita Terkait

Acara dipusatkan disebuah menasah gampong. Sekitar 500 Meter dari lokasi acara mahasiswa memasang tenda.

Gemerincing angin dan sayup-sayup suara ombak pantai Blang Ulam seolah berisyarat bahwa gampong yang dilupakan ini akan bergerak menuju pembangunan.

“Sejak kemarin mahasiswa mendirikan tenda disini.”Kata Muhammad Iqbal Ridwan Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian yang juga pengajar di Fakultas Hukum Unsyiah.

Kegiatan ini bertajuk Silaturrahmi Alam dengan tema “Kampus Merah, Untuk Aksi Nyata”.

Dr. Gaussyah SH MH Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unsyiah menjelaskan tentang Desa Binaan Fakultas Hukum Unsyiah. “Tujuh alasan mengapa Desa Binaan ini diselenggarakan disini.”Ujar Konsultan Kapolri Bidang Reformasi Birokrasi kepada Harian Aceh Indonesia di sela-sela kegiatan.

Gaussyah menyatakan bahwa kegiatan Desa Binaan dimaksudkan untuk mewujudkan penguatan iman dan taqwa masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menunjang peningkatan ekonomi kerakyatan, gampong sadar hukum, gampong anti narkoba, korupsi, pungli, radikalisme, dan hoax. Gampong wisata religi, green gampong, gampong sehat.

Pada momen peluncuran Gampong Binaan tersebut, Kapolresta Banda Aceh dan Kapolres Aceh Besar terlihat hadir. Begitu juga dengan sivitas akademika Unsyiah yang diwakili oleh Wakil Rektor I dan Kepala Biro Kemahasiswaan. Meski terik matahari sedang pada puncak sengatannya, suguhan kuah belangong seolah meneduhkan pengajar, mahasiswa dan masyarakat yang larut dalam rasa yang sama.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya