.

Presiden Jokowi Targetkan Indonesia Masuk Lima Besar Ekonomi Dunia di Tahun 2045

1 min


87
25 shares, 87 poin

HARIANACEH.co.id – Dalam rangka memenangkan kompetisi antarnegara, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan selama awal pemerintahannya sangatlah penting dilakukan sebagai landasan bagi bangsa Indonesia.

Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Senin (9/4/2018), mengatakan pemerintah selama setahun ini memang melakukan tahapan besar yang pertama yakni menyiapkan fondasi infrastruktur dalam rangka kompetisi dan persaingan.

“Kenapa jalan tol dibangun, baik di Jawa maupun luar Jawa. Airport dibangun. Airport yang sudah ada diperluas lagi. Pelabuhan dibangun. Pelabuhan besar, kecil, maupun pelabuhan sedang. Ya karena itu merupakan ‘basic’ landasan,” katanya.

Dengan pemikiran itu, kata dia, ia merintis dilakukannya pembangunan infrastruktur di Tanah Air sebagai fundamental pembangunan yang bertahap.

“Berpikir seperti tadi, kalau yang fondasinya saja belum diselesaikan, jangan berpikir ‘advanced robotic’, berpikir ‘artificial intelligent’, jangan berpikir ‘internet of think’, kalau urusan yang sangat fundamental saja belum kita kerjakan,” katanya.

Ia mencontohkan, pelabuhan besar di Sumatera yang saat ini masih dalam proses yakni Kuala Tanjung diharapkan bisa menampung kapal-kapal besar untuk masuk.

Selain itu, Pelabuhan Tanjung Priok,Jakarta juga diperluas agar kapal sebesar apa pun bisa masuk di samping juga Makassar Newport yang juga sedang diperluas.

“Dibangun untuk apa? Agar kapal-kapal besar bisa merapat ke sana. Di Sorong kita akan bangun pelabuhan-pelabuhan itu, tanpa itu bahwa 17 ribu pulau yang kita miliki butuh infrastruktur-infrastruktur itu, konektivitas, koneksi antarpulau, provinsi kabupaten, kota memerlukan sarana prasarana,” katanya.

Hal itu kemudian ditunjang dengan pembangunan pelabuhan-pelabuhan kecil misalnya di Halmahera, Tapaleo, dan lain-lain.

“Pelabuhan kecil tapi diperlukan. Enggak bisa tidak. Pulau enggak ada pelabuhan bagaimana, kita mengantarkan semen, sembako, beras, gula dan bawa dari sana misalnya jagung, palawija, pala, semuanya untuk dijual ke pulau-pulau lain, enggak mungkin. Inilah yang sering saya sampaikan namanya tol laut, mengoneksikan, menyambungkan antarpulau, antar provinsi kabupaten, kota yang ada di Indonesia,” katanya.

Menurut dia, jika tidak ada konektivitas yang baik misalnya di Papua, maka sulit bagi wilayah itu untuk bersaing.

“Bagaimana kita bersaing. Sampai menanak nasi di tepi jalan karena itulah. Itu Merauke, Boven. Kenapa ini perlu dibangun? Sekali lagi ada sebuah fondasi kuat dan negara ini bersaing dengan negara lain,” katanya.

Presiden berharap bahwa negara ini akan jadi sebuah negara besar. “Dengan usaha keras, dengan kerja keras, dan kita semuanya meyakini bahwa apa yang saya sampaikan 2045 itu betul-betul Indonesia menjadi negara masuk 5 besar ekonomi terkuat di dunia,” tutupnya. (Antara)

0/5 (0 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Gif
GIF format