Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Koperasi Mon Madu PTPN I Karut-Marut

HARIANACEH.co.id, Langsa — Koperasi Karyawan (Kopkar) Mon Madu PTPN I (Persero) Langsa diduga terjadi karut-marut dalam penggelolaannya.

Pasalnya, sejumlah pengurus koperasi yang merupakan karyawan perusahaan perkebunan milik negara tersebut, ramai mengundurkan diri.

Seorang sumber dikalangan karyawan PTPN I Langsa yang meminta identitasnya tidak disebut, mengungkap sejumlah kejanggalan yang terjadi di koperasi milik perusahaan plat merah itu.

Pengunduran diri sejumlah pengurus itu diduga karena merasa tidak nyaman dan tidak dapat bekerja dengan baik karena adanya tekanan manajemen.

“Sudah beberapa pengurus mengundurkan diri termasuk manajer koperasi. Ini diduga akibat tekanan dari manajemen,” katanya.

Disebutkan, Koperasi Mon Madu PTPN I Langsa berdiri sejak 29 tahun lalu. Sejumlah usaha dilakukan koperasi, seperti penyediaan kenderaan angkutan CPO, tandan buah segar (TBS) maupun pekerjaan pemeliharaan lainnya.

Dimana jumlah angota Koperasi Mon Madu PTPN I diperkirakan mencapai 5000 orang lebih. Untuk menjadi anggota harus membayar uang administrasi (simpanan pokok) sebesar Rp5 ribu/anggota.

Selanjutnya, iuran wajib karyawan pelaksana (Karpel) Rp2 ribu/bulan. Ditamnah iuran dari karyawan pimpinan (Karpim) sebesar Rp10 ribu/bulan. Iuran setingkat Kabag Rp20 ribu/bulan.

Akan tetapi, aku dia, saat ini koperasi Mon Madu seperti diambang kelumpuhan ditengah mengguritanya aset dan pekerjaan yang dimiliki koperasi dimaksud.

Lanjut sumber, penggelolaan koperasi selama ini disinyalir tidak transparan, berapa yang harus diberikan dan diterima oleh para karyawan anggota koperasi tersebut.

Beredar kabar, adanya dugaan tunggakan pajak koperasi yang belum dibayar berkisar Rp10 sampai Rp13 miliar rupiah, diperkirakan sejak tahun 2010 hingga saat ini.

Sementara, mantan Manajer Koperasi Mon Madu PTPN I Langsa, berinisial HD ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya mengatakan, bahwa dirnya sudah berhenti dan telah pensiun.

“saya sudah berhenti, saya juga sudah pensiun, sudah tidak tahan bekerja seperti itu lagi, terkait masalah koperasi silakan hubungi Fadhil,” ucapnya.

Menyikapi karut-marut pengelolaan koperasi Mon Madu, sejumlah anggota dari PKS Tanjong Seumentoh, Kebun Lama dan Kebun Baru, meminta pihak kepolisian, Kejati, maupun Holding PTPN III dan lainnya untuk mengusut tuntas, kasus dugaan penyimpangan di koperasi tersebut. (Her)

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya