.

Waduh! Polisi di Meulaboh Ini Bunuh Diri Pakai Senjata Api SV2

1 min


69
18 shares, 69 poin

HARIANACEH.co.id, Meulaboh – Salah seorang personil Polisi anggota Polsek Samatiga, Aceh Barat, bersimbah darah pada Selasa (17/04/18) kemarin sekitar pukul 20.00 WIB di Suak Tima,h Kecamatan Samatiga, korban bernama Bripka Iskandar meninggal di tempat akibat luka tembak di bagian Kepala.

Saat polisi melakukan olah TKP, ditemukan sepucuk senjata Api laras panjang jenis SV2 di samping korban di sebuah gubuk dekat rumah korban.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria SIK melalui Kanitreskrim Polsek Samatiga, Aipda Rajis Bionis, S.H menceritakan kronologis kejadian bunuh diri anggotanya.

“Pada hari Selasa, (17/04/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, pelaku mengambil senpi inventaris dan dilihat oleh Bripka Seni Kentara Fikrizal.”

“Saat itu pelaku bunuh diri menyampaikan beberapa kalimat kepada Bripka Seni K, Saya diperintahkan Kapolsek mengambil senpi untuk mengambil dokumen PAM Bank BRI, selanjutnya sampai dengan pukul 18.00 WIB, senpi inventaris Polsek tersebut belum dikembalikan pelaku.”

Kanit Reskrim merasa curiga karena Senpi Inventaris Polsek belum dikembalikan. ia lalu melaporkan hal tersebut ke Kapolsek Samatiga, kemudian Kapolsek dengan membawa tiga personel mencari korban ke rumahnya di Suak Timah.

Sebelum menemukan korban, Kasatreskrim sempat menanyakan keberadaan Iskandar kepada mertuanya, namun menurut keterangan mertua dan istri Korban, bahwa korban sempat pulang ke rumah sekira pukul 13.00 WIB selanjutnya pergi dan belum kembali sampai dengan saat ini.

“Abang sempat pulang ke rumah sekitar pukul 13.00 WIB, selanjutnya pergi lagi dan belum kembali sampai dengan saat ini,” ujar isteri korban.

Namun Sekira pukul 20.00 WIB, mertua Korban menelpon Kanit Reskrim Polsek Samatiga dan mengatakan korban telah ditemukan dalam keadaan luka berat, kritis menembak dirinya sendiri di TKP.

“Setelah Kapolsek kerumah Korban, lalu mertua korban pergi ke kebun mencari korban dan menemukan korban berada di dalam pondok sawah kebun, keadaan pintu pondok terkunci dari dalam.”

Aipda Rajis Bionis SH kemudian melanjutkan kronologis tersebut, kata dia, mertua korban sempat memanggil korban “Is… Is…, ini bapak buka pintu,” bersamaan dengan hal tersebut, mertua korban mendengar suara letusan senjata api, kemudian mertua korban memanggil nama korban namun tidak juga membuka pintu, merasa sangat curiga, mertua korban mendobrak pintu belakang dan melihat korban dalam posisi terlentang dengan kepala mengeluarkan banyak darah dan posisi senjata berada di samping korban dengan arah laras senjata ke kepala korban.

“Korban sempat dilarikan ke RSUD CND untuk dilakukan visum, nyawa korban tidak terselamatkan, kemudian korban dibawa pulang ke Suak Timah untuk kemudian langsung dikebumikan oleh pihak keluarga,” urai Aipda Rajis Bionis SH kepada wartawan.

Sebelumnya pada tahun 2011 korban juga pernah mencoba bunuh diri yang dilatarbelakangi masalah hutang piutang, namun bunuh diri Bripka Iskandar yang terjadi pada Selasa (17/04/2018) kemarin belum diketahui motifnya, pihak polisi masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus itu.[]

0/5 (0 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
13
Suka
Takjub Takjub
12
Takjub
Kaget Kaget
10
Kaget
Takut Takut
9
Takut
Lucu Lucu
8
Lucu
Sedih Sedih
5
Sedih
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Gif
GIF format